JAKARTA, KOMPAS.TV - Franka Franklin Makarim menyatakan suaminya, Nadiem Makarim, tidak pernah menyesal menerima amanah sebagai menteri meski kini menghadapi persoalan hukum dan sorotan publik.
Franka mengatakan dirinya juga tidak menyesali keputusan Nadiem masuk ke pemerintahan. Menurutnya, pengabdian selama lima tahun memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Franka mengaku melihat langsung banyak dukungan yang muncul dalam sepekan terakhir, mulai dari guru, mahasiswa hingga driver yang merasa terbantu oleh kebijakan Nadiem saat menjabat Mendikbudristek 2019-2024.
Ia kemudian mencontohkan hadirnya tujuh guru dari Aceh hingga Papua dalam persidangan yang disebut memberikan kesaksian mengenai manfaat program pendidikan era Nadiem.
“Satu kepala sekolah, Pak Arbi namanya, beliau bilang sekolah saya itu tadinya sekolah buangan jadi sekolah pilihan. Dan itu terjadi karena ada akses untuk laptop, untuk alat TIK, dan program-program lain,” ujar Franka.
Franka juga menyebut kepala sekolah tersebut membawa laptop Chromebook ke ruang sidang untuk menunjukkan perangkat itu tetap dapat digunakan tanpa koneksi internet.
Selain itu, Franka turut menyinggung kisah seorang mahasiswi asal Kalimantan bernama Utari yang mengikuti program Kampus Merdeka. Menurutnya, pengalaman tersebut membuka wawasan mahasiswa mengenai dunia kerja di luar kampus.
Franka menegaskan cerita-cerita tersebut muncul dari masyarakat yang merasakan langsung dampak program pendidikan, bukan digerakkan pihak tertentu untuk membela Nadiem.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/rsUqbkMCeog
#nadiemmakarim #mendikbudristek #chromebook
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- franka makarim
- nadiem makarim
- menteri
- jokowi
- mendikbudristek
- korupsi




