Terkini, Makassar — Universitas Muslim Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu perguruan tinggi unggul di Indonesia Timur melalui capaian prestasi mahasiswa pada berbagai program strategis nasional Belmawa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2026.
Sebanyak 13 tim dan perwakilan mahasiswa UMI berhasil lolos pada sejumlah program nasional bergengsi, meliputi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON-MIPA), hingga Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional (PILMAPRES).
Capaian tersebut memperlihatkan tumbuhnya budaya prestasi, inovasi, kepemimpinan, dan pengabdian mahasiswa yang berkembang secara kolektif di berbagai fakultas dan unit kegiatan mahasiswa di lingkungan UMI.
Rektor UMI, Prod Hambali Thalib, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan mahasiswa UMI menembus kompetisi nasional tersebut.
“Lolos nasional PPK Ormawa, P2MW, PKM dan PILMAPRES 2026 adalah tanda bahwa mahasiswa UMI sedang bersiap menjadi pemimpin masa depan Indonesia. Mereka sedang belajar memimpin, belajar menciptakan solusi, belajar berkolaborasi, dan belajar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan indikator tumbuhnya budaya akademik dan semangat perjuangan mahasiswa yang sehat di lingkungan kampus.
“Kami ingin mahasiswa UMI hadir sebagai generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara karakter, kreatif menghadapi tantangan zaman, mampu beradaptasi dengan teknologi, dan tetap memiliki kepedulian sosial serta akhlak yang baik,” tambahnya.
Pada Program PPK Ormawa 2026, UMI berhasil meloloskan tiga tim nasional yang berasal dari Fakultas Hukum, UKM Perisai, dan UKM Kewirausahaan.
Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti kuatnya kapasitas organisasi kemahasiswaan UMI dalam membangun kepemimpinan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sementara pada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026, UMI meloloskan tiga tim nasional yang terdiri atas satu tim dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta dua tim dari Fakultas Ilmu Komputer.
Capaian ini mencerminkan tumbuhnya semangat kewirausahaan dan inovasi bisnis digital di kalangan mahasiswa.
Di bidang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026, sebanyak lima tim mahasiswa UMI berhasil memperoleh pendanaan nasional. Tim tersebut berasal dari Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Teknik, dan Fakultas Hukum.
Prestasi lainnya juga ditorehkan pada ajang ON-MIPA 2026 melalui lolosnya satu mahasiswa Fakultas Farmasi sebagai perwakilan nasional bidang Biologi.
Selain itu, UMI juga berhasil meloloskan satu mahasiswa Fakultas Kedokteran pada ajang PILMAPRES 2026 tingkat nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, UMI terus memperkuat transformasi pembinaan kemahasiswaan melalui pengembangan inovasi, kewirausahaan, penguatan riset mahasiswa, internasionalisasi, hingga integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam aktivitas akademik.
Bagi UMI, mahasiswa dipandang bukan sekadar peserta pendidikan, melainkan generasi penerus yang dipersiapkan menjadi insan unggul, berdaya saing global, dan mampu memberi manfaat bagi masyarakat luas.
Berikut daftar capaian mahasiswa UMI pada Program Belmawa Tahun 2026:PPK Ormawa 2026
Fakultas Hukum (BLM-Hukum): Jibran Achmad Zaidan Rahman
UKM Perisai: Achmad Ersyad
UKM Kewirausahaan: Aurelia Wulandari P.
P2MW 2026
Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Rika Damayanti
Fakultas Ilmu Komputer: Nahwa Kaka Saputra Anggareksa
Fakultas Ilmu Komputer: Andi Nisrina Afifah Syahru
PKM 2026
Fakultas Ilmu Komputer:
Ichwal
Zaskia Nurfadillah Rachmat
Aisyah Nurqalbi
Fakultas Teknik:
Andi Sitti Khadijah
Fakultas Hukum:
Hardiah Safira
ON-MIPA 2026
Fakultas Farmasi: Andi Batari
PILMAPRES 2026
Fakultas Kedokteran: Arjuna Datu Mangontan
Secara keseluruhan, capaian tersebut menempatkan UMI dengan total 13 tim dan perwakilan nasional pada program strategis Belmawa Tahun 2026.
“Prestasi ini sekaligus menjadi bukti tumbuhnya budaya inovasi, kepemimpinan, riset, dan kewirausahaan mahasiswa yang semakin kuat di lingkungan kampus,” tandasnya.




