Korban Tewas Ledakan Gas di Tambang Batu Bara China Bertambah Jadi 90 Orang

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jumlah korban tewas akibat ledakan gas di tambang batu bara di Provinsi Shanxi, China utara, bertambah. Hingga saat ini, 90 orang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.

Ledakan terjadi pada Jumat (22/5) malam di tambang batu bara Liushenyu yang berada di Kabupaten Qinyuan, Shanxi. Saat kejadian itu terjadi, sebanyak 247 pekerja sedang berada di bawah tanah.

Tambang tersebut dioperasikan oleh Shanxi Tongzhou Group Liushenyu Coal Industry. Perusahaan itu didirikan pada 2010 dan berada di bawah kendali Shanxi Tongzhou Coal Coking Group.

Otoritas manajemen darurat setempat menyebut operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung hingga kini. Penyebab ledakan juga masih dalam tahap penyelidikan.

Provinsi Shanxi sendiri dikenal sebagai pusat industri pertambangan batu bara terbesar di China. Wilayah itu selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung produksi energi batu bara negara tersebut.

Presiden China, Xi Jinping, meminta seluruh pihak terkait mengerahkan upaya maksimal untuk menangani korban dan mencari pekerja yang masih belum ditemukan.

“Jangan menyia-nyiakan upaya dalam merawat korban luka dan melakukan operasi pencarian dan penyelamatan,” kata Xi, dikutip dari Reuters.

Xi juga memerintahkan investigasi menyeluruh terkait penyebab kecelakaan tersebut serta penegakan tanggung jawab hukum terhadap pihak-pihak yang dianggap lalai.

Sementara itu, Perdana Menteri China, Li Qiang, menekankan pentingnya penegakan akuntabilitas secara ketat dalam penanganan kasus tersebut.

Sejumlah eksekutif perusahaan yang bertanggung jawab atas operasional tambang juga telah ditahan aparat.

“Pemerintah Provinsi Shanxi telah mengirim tujuh tim penyelamat dan medis ke lokasi kejadian. Total ada 755 personel yang dikerahkan untuk membantu proses evakuasi dan penanganan korban,” kata Biro Manajemen Darurat Qinyuan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Mengapa Iran tak Jatuh Meski Puluhan Tokohnya Dibunuh AS-Israel Menurut Media Barat
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Syifa Hadju Akhirnya Tanggapi Komentar Jarang Aktif di Sosmed Usai Menikah
• 34 menit lalucumicumi.com
thumb
AHY Minta PLN Usut Penyebab Blackout di Sumatra
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Hari Falun Dafa Sedunia ke-27 : Lebih dari 40 Pejabat Negara Bagian New York Sampaikan Penghargaan dan Ucapan Selamat
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
FTSE Russell Depak 4 Saham RI, Efektif Mulai 22 Juni 2026
• 9 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.