Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Gerakan Nasional Indonesia Asri melalui kegiatan korve massal dan penghijauan serentak di lingkungan asrama polisi (Aspol). Sebanyak 550 bibit pohon buah ditanam di 21 kawasan Aspol jajaran Polda Sumsel.
Kegiatan itu digelar pada Sabtu (23/5/2026). Kegiatan dipusatkan di Lapangan Atidhira Wira Bhakti dan diikuti personel dari berbagai satuan kerja yang berdomisili di Komplek Paakri. Apel kegiatan dipimpin langsung Dirbinmas Polda Sumsel.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Sumsel Nomor: ST/327/V/LOG.1.1.4/2026 tanggal 20 Mei 2026 tentang pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Asri di lingkungan Aspol jajaran Polda Sumsel.
Melalui koordinasi Karo SDM Polda Sumsel, personel dari Ditpolairud, Ditlantas, Ditpamobvit, Ditbinmas, Ditsamapta, hingga Yanma diterjunkan untuk melaksanakan kerja bakti lingkungan sekaligus penanaman pohon produktif di kawasan asrama Polri.
Sebanyak 550 bibit pohon produktif ditanam dalam kegiatan tersebut di 21 kawasan Aspol. Jenis tanaman yang ditanam antara lain alpukat siger, rambutan binjai, mangga harum manis, jambu jamaika, mangga kiojay, durian otong, nangka kandil, hingga alpukat raja giri.
Kegiatan penghijauan itu tak hanya untuk mempercantik lingkungan asrama. Namun, juga membangun budaya hidup bersih, sehat, dan produktif di lingkungan Polri.
Gerakan Indonesia Asri yang dilakukan Polda Sumsel juga menjadi bagian dari implementasi Program Presisi Polri melalui pendekatan humanis dan berkelanjutan dalam membangun institusi yang modern, peduli lingkungan, serta dekat dengan masyarakat.
Dirbinmas Polda Sumsel mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aksi bersih-bersih dan penanaman pohon. Namun, juga upaya membangun budaya disiplin dan kepedulian lingkungan di internal Polri.
"Gerakan ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih dan penanaman pohon, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif agar lingkungan asrama Polri menjadi lebih sehat, nyaman, dan produktif. Ini juga bentuk dukungan nyata terhadap program nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, mengatakan penghijauan di kawasan Aspol menjadi bagian dari implementasi Program Presisi Polri yang humanis dan berkelanjutan.
"Polda Sumsel terus mendorong implementasi Polri Presisi melalui kegiatan yang berdampak langsung kepada lingkungan dan masyarakat. Penghijauan di kawasan Aspol bukan hanya simbol kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga bagian dari membangun kualitas hidup personel dan keluarga besar Polri secara berkelanjutan," tegas Kombes Nandang.
Menurutnya, lingkungan yang sehat dan tertata akan berdampak positif terhadap produktivitas, kualitas pelayanan, dan stabilitas sosial di lingkungan Polri.
"Budaya hidup bersih, sehat, dan tertib harus dimulai dari lingkungan internal. Ketika lingkungan terjaga dengan baik, maka semangat pelayanan, kedisiplinan, dan kualitas pengabdian kepada masyarakat juga akan semakin kuat," tambahnya.
Kegiatan korve dan penghijauan berlangsung tertib dan mendapat antusiasme tinggi dari personel serta penghuni asrama. Momentum tersebut sekaligus mempertegas komitmen Polda Sumsel mendukung pembangunan nasional melalui pelestarian lingkungan dan penguatan budaya hidup sehat.
(amw/idh)





