Serang (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, mendukung pembinaan kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Serang sebagai wujud nyata pengentasan buta huruf Al Quran di tingkat desa.
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Training Centre (TC) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang di Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Sabtu.
"Saya kira ini seiring sejalan dengan program Kemendes yang sudah membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Agama, salah satunya terkait pemberantasan buta huruf Al Quran di tingkat desa sekaligus pembinaannya," kata Yandri.
Kegiatan TC tersebut bertujuan menyeleksi 65 peserta terbaik dari lima zonasi untuk dipersiapkan menjadi calon kafilah yang akan mewakili Kabupaten Serang pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten pada Juli 2026.
Yandri mengapresiasi proses pembinaan qori dan qoriah tersebut. Secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai Menteri, ia menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh, baik berupa dukungan material, fasilitas, maupun spiritual.
"Insya Allah kalau pemahaman Al Qurannya bagus, masyarakat desanya guyub, pemahaman agamanya baik, saya kira desa-desa itu akan maju," kata Yandri,
Menurut dia, Kabupaten Serang memiliki potensi dan sejarah panjang dalam mencetak qori-qoriah terbaik di Indonesia, salah satunya melalui rekam jejak ulama setempat seperti KH. Tubagus Soleh Ma’mun. Ia berharap sejarah tersebut dapat terus dijaga sehingga Kabupaten Serang mampu menjadi pusat atau kiblat Al Quran di Indonesia.
"Saya haqqul yaqin desa-desa di Serang bisa melahirkan bibit-bibit unggul karena memang dasarnya sudah ada. Keberlanjutan ini mesti diwujudkan dengan cara pembinaan," kata Yandri.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan Mendes PDT dalam persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten.
"Tentu kehadiran Pak Menteri memberikan dukungan secara langsung, termasuk dengan memberikan fasilitas tempat untuk kita bisa melakukan pembinaan," katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten, Soleh Hidayat, Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, para pejabat eselon II dan camat di lingkungan Pemkab Serang, serta jajaran pengurus LPTQ se-Kabupaten Serang.
Baca juga: Mendes: Potensi desa yang dikelola dengan baik hasilkan kesejahteraan
Baca juga: Mendes: Desa BRILiaN perkuat daya saing dan ekonomi desa
Hal tersebut disampaikannya saat meninjau Training Centre (TC) Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang di Pondok Pesantren Bai Mahdi Soleh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Sabtu.
"Saya kira ini seiring sejalan dengan program Kemendes yang sudah membuat nota kesepahaman (MoU) dengan Kementerian Agama, salah satunya terkait pemberantasan buta huruf Al Quran di tingkat desa sekaligus pembinaannya," kata Yandri.
Kegiatan TC tersebut bertujuan menyeleksi 65 peserta terbaik dari lima zonasi untuk dipersiapkan menjadi calon kafilah yang akan mewakili Kabupaten Serang pada MTQ ke-23 Tingkat Provinsi Banten pada Juli 2026.
Yandri mengapresiasi proses pembinaan qori dan qoriah tersebut. Secara pribadi maupun dalam kapasitasnya sebagai Menteri, ia menyatakan kesiapannya memberikan dukungan penuh, baik berupa dukungan material, fasilitas, maupun spiritual.
"Insya Allah kalau pemahaman Al Qurannya bagus, masyarakat desanya guyub, pemahaman agamanya baik, saya kira desa-desa itu akan maju," kata Yandri,
Menurut dia, Kabupaten Serang memiliki potensi dan sejarah panjang dalam mencetak qori-qoriah terbaik di Indonesia, salah satunya melalui rekam jejak ulama setempat seperti KH. Tubagus Soleh Ma’mun. Ia berharap sejarah tersebut dapat terus dijaga sehingga Kabupaten Serang mampu menjadi pusat atau kiblat Al Quran di Indonesia.
"Saya haqqul yaqin desa-desa di Serang bisa melahirkan bibit-bibit unggul karena memang dasarnya sudah ada. Keberlanjutan ini mesti diwujudkan dengan cara pembinaan," kata Yandri.
Sementara itu, Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran dan dukungan Mendes PDT dalam persiapan menghadapi MTQ tingkat Provinsi Banten.
"Tentu kehadiran Pak Menteri memberikan dukungan secara langsung, termasuk dengan memberikan fasilitas tempat untuk kita bisa melakukan pembinaan," katanya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Harian LPTQ Provinsi Banten, Soleh Hidayat, Ketua LPTQ Kabupaten Serang, Budi Haryadi, para pejabat eselon II dan camat di lingkungan Pemkab Serang, serta jajaran pengurus LPTQ se-Kabupaten Serang.
Baca juga: Mendes: Potensi desa yang dikelola dengan baik hasilkan kesejahteraan
Baca juga: Mendes: Desa BRILiaN perkuat daya saing dan ekonomi desa




