Bara JP Bakal Cabut Rekomendasi jika 7 Anggotanya di BUMN Tak Kompeten

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Willem Frans Ansanay mengatakan, organisasinya akan mencabut rekomendasi terhadap tujuh kader yang duduk di badan usaha milik negara (BUMN) apabila dinilai tidak kompeten dan tidak memberi kontribusi nyata.

Hal itu menjadi salah satu hasil Sidang Pleno II DPP Bara JP yang digelar di Park Hotel Cawang, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (23/5/2025).

“Kalau mereka tidak produktif, tidak memiliki kapasitas, dan tidak memberikan kontribusi riil terhadap pembangunan bangsa dan negara ke depan, maka keputusan pleno kami, kami akan surati dan kami akan katakan bahwa ini bukan lagi merupakan rekomendasi dari Bara JP,” kata Willem, usai Sidang Pleno II, Sabtu.

Baca juga: Bara JP: Jokowi Beri Arahan Dukung Prabowo dan Gibran 2 Periode

Menurut Willem, langkah itu diambil agar pemerintah tidak mendapat citra buruk akibat keberadaan komisaris atau pejabat BUMN yang dianggap tidak kompeten.

Willem menegaskan, evaluasi itu tidak hanya melihat kontribusi terhadap negara, tetapi juga terhadap organisasi.

“Sama seperti partai politik, merekomendasikan anggotanya di DPR, dia harus punya kontribusi terhadap organisasinya,” tegas dia.

Hasil Sidang Pleno II Bara JP

Willem mengatakan, hasil sidang pleno lain, organisasinya menerima amanah dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka selama dua periode.

“Jadi, Pak Jokowi memberikan arahan kepada Bara JP untuk mendukung Prabowo-Gibran itu dua periode. Jadi, kami tetap mengawal itu,” kata Frans.

Frans menegaskan, hingga kini Bara JP tidak pernah menerima arahan dari Jokowi untuk hanya mendukung Gibran tanpa Prabowo.

“Itu kita tidak mendapatkan arahan seperti itu. Arahan beliau sampai hari ini adalah mendukung Prabowo-Gibran dua periode,” tegas dia.

Menurut Frans, Bara JP juga akan meluruskan berbagai opini yang dinilai bertentangan dengan arah dukungan tersebut.

“Kalau ada kepentingan politik atau opini-opini yang berseberangan dengan pemerintah, tugas kami meluruskan. Sama seperti yang diarahkan oleh Pak Jokowi selaku Pembina Bara JP,” ujar dia.

Baca juga: Meski Sakit, Kaesang Tetap Hadiri Pelantikan Pengurus Relawan Jokowi, Bara JP

Selain membahas dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, Sidang Pleno II Bara JP juga mengevaluasi program kerja organisasi selama hampir satu tahun kepengurusan berjalan.

Frans mengatakan, evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan program dan konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Dalam sidang itu, Bara JP juga membahas perkembangan politik nasional, termasuk berbagai kritik dan isu yang ditujukan kepada Jokowi setelah tidak lagi menjabat presiden.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rahasia Nia Ramadhani Tetap Glowing, Hindari Overthinking dan Rutin Treatment
• 3 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Wakil Wali Kota: Jogja Financial Festival Membantu Ekonomi Yogyakarta
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Presiden Prabowo Tinjau dan Ikut Panen Raya Udang di Tambak Modern Kebumen
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Festival Kebudayaan Jepang Djakarta Ennichi Mendadak Dibatalkan di Hari H
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Bos Piaggio Buka Suara soal Maraknya Motor Listrik Mirip Vespa di Indonesia
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.