Pantau - Pebasket Satria Muda Pertamina Bandung Yudha Saputera meraih penghargaan IBL Defensive Player of The Year 2026 setelah unggul tipis dalam persaingan voting melawan pemain Pelita Jaya Jakarta Hendrick Xavi Yonga.
Yudha mengumpulkan total 120 poin atau unggul empat poin dari Yonga yang meraih 116 poin dalam pemungutan suara penghargaan pemain bertahan terbaik musim ini.
Persaingan Ketat Hingga Akhir VotingGuard Satria Muda itu memperoleh tujuh suara peringkat pertama dari panel pemilih, sedangkan Yonga mendapatkan lima suara peringkat pertama.
Posisi ketiga ditempati rekan setim Yudha di Satria Muda, Dame Diagne, dengan raihan 107 poin.
Sementara Fhirdan Guntara dari Bogor Hornbills berada di posisi keempat dengan 74 poin dan Andakara Prastawa Dhyaksa dari Pelita Jaya Jakarta menempati urutan kelima dengan 71 poin.
Penghargaan tersebut menambah daftar prestasi individu Yudha selama berkarier di IBL.
Sebelumnya, Yudha pernah meraih gelar Most Inspiring Young Player IBL 2021 saat membela Indonesia Patriots dan Rookie of The Year IBL 2022 bersama Prawira Bandung.
Statistik Pertahanan Jadi Penilaian UtamaDalam penilaian penghargaan pemain bertahan terbaik, IBL menitikberatkan aspek pertahanan pemain lokal melalui statistik defensive rebound per game (drpg), steal per game (spg), block per game (bpg), serta team net rating positif.
Sepanjang musim reguler IBL GoPay 2026, Yudha mencatat rata-rata 2,4 defensive rebound dan 2,3 steal per laga.
Catatan steal tersebut lebih baik dibandingkan Yonga yang mencatat 1,3 steal per pertandingan bersama Pelita Jaya.
Kontribusi Yudha dalam menjaga pertahanan tim juga terlihat dari defense team rating Satria Muda yang berada di angka 92,2 saat dirinya berada di lapangan.
Adapun Pelita Jaya mencatat defense team rating 87,3 ketika Yonga bermain.
Sistem voting IBL Awards 2026 melibatkan 21 pemilih yang terdiri atas 11 pelatih kepala serta 10 analis bola basket dan perwakilan media.




