REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta, KH Ahmad Muhamad Mustain Nasoha atau akrab disapa Gus Mustain mengajak jamaah haji Indonesia mendoakan umat Islam yang tengah mengalami penderitaan saat saat melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Jamaah juga diajak mendoakan rakyat Gaza di Palestina yang hingga kini masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. Menurut dia, wukuf di Arafah juga memiliki dimensi sosial dan kemanusiaan yang sangat kuat.
Baca Juga
Jamaah Hilang di Makkah Ditemukan Sudah Meninggal, Kemenhaj Siapkan Badal Haji
Daging Dam Jamaah Haji RI akan Disalurkan ke Palestina
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Meluas Pangkalan Israel Akibat Balasan Iran
“Oleh karena itu, seorang Muslim dianjurkan mendoakan kaum Muslimin secara umum, keluarga, para ulama, bangsa dan negara, serta saudara-saudara seiman yang sedang mengalami penderitaan dan penindasan di berbagai belahan dunia, khususnya bangsa Palestina,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id, Sabtu (23/5/2026).
Artinya: “Tidaklah seorang Muslim mendoakan saudaranya dalam kondisi saudaranya tidak mengetahuinya, melainkan malaikat akan berkata kepadanya, ‘Semoga engkau juga memperoleh hal yang sama.’” (HR Muslim No. 2732)
Menurut Gus Mustain, hadis tersebut menunjukkan doa bagi orang lain tidak hanya bernilai ukhuwah dan empati spiritual, tetapi juga menjadi sebab turunnya keberkahan bagi orang yang memanjatkan doa itu sendiri.
“Hari Arafah adalah momentum yang sangat tepat untuk memperluas cakupan doa, tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga bagi kemaslahatan umat manusia secara luas,” kata dia.
Infografis Bacaan Doa yang Bisa Dibaca Jamaah Haji saat Wukuf di Arafah - (Dok Republika)