Cegah Abrasi di Pesisir Utara Jawa, AHY Matangkan Konsep Pembangunan Tanggul dan Penanaman Mangrove

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Langkah ini dilakukan karena proyek pembangunan tanggul laut melibatkan lima provinsi, 20 kabupaten, lima kota se-Indonesia, terutama yang ada di pantai utara.

Cegah Abrasi di Pesisir Utara Jawa, AHY Matangkan Konsep Pembangunan Tanggul dan Penanaman Mangrove

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengungkapkan, pemerintah ingin membangun tanggul laut dan tanam mangrove untuk mencegah abrasi di pesisir utara Jawa.

Dia mengatakan, penyusunan konsep pencegahan abrasi masih dimatangkan. Langkah ini dilakukan karena proyek pembangunan tanggul laut melibatkan lima provinsi, 20 kabupaten, lima kota se-Indonesia, terutama yang ada di pantai utara (Pantura). 

Baca Juga:
Prabowo Perintahkan Tanggul Laut Pantura Segera Dibangun

"Kira-kira ada 50 juta masyarakat yang tinggal di wilayah Pantura dan bukan hanya mengantisipasi ancaman ekologis berupa penurunan permukaan tanah dan naiknya permukaan laut yang mengakibatkan banjir rob di sejumlah kawasan, terutama di Teluk Jakarta dan juga di kawasan Semarang, Demak, dan Kendal," kata AHY saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/5/2026).

Dia melanjutkan, penurunan permukaan tanah semakin buruk dari tahun ke tahun. Ia menyebut, penurunan tanah sudag mencapai 15 hingga 20 centimeter per tahun. AHY menilai, hal ini perlu diintervensi dan dicari solusi infrastruktur.

Baca Juga:
Perubahan Iklim Kian Nyata, Hashim Sebut Tanggul Laut Raksasa Harus Segera Dibangun

"Di antaranya adalah dengan membangun tanggul. Tanggul pantai atau tanggul laut kalau memang sudah parah, dan diintegrasikan dengan konsep yang lebih alamiah: nature-based solution. Misalnya dengan mangrove. Kita pecah ombaknya dan kita pastikan menghindari terjadinya tenggelamnya masyarakat kita di pesisir," kata dia.

Baca Juga:
Pembangunan Tanggul Ciliwung Dikebut demi Kendalikan Banjir di Jabodetabek

"Sekaligus tentunya juga melindungi sejumlah kawasan industri strategis, kawasan ekonomi khusus, dan terakhir sentra-sentra pangan yang sampai dengan hari ini juga sudah mulai terancam akibat intrusi air laut. Jadi kita ingin kombinasikan semua pendekatan itu," lanjutnya.

AHY menilai, proyek tersebut membutuhkan anggaran yang besar. Untuk itu, ia berkata, negara akan mengundang banyak pihak swasta dan business communities baik di dalam maupun luar negeri.

Baca Juga:
Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono: Kami Urus Pembebasan Lahan, Pemerintah Pusat Bangun Tanggul

Dia menargetkan, konsep pencegahan abrasi di pesisir utara Jawa ini akan matang pada tahun depan. 

"Kita kejar terus, mudah-mudahan tahun depan bisa lebih lebih matang lagi konsepnya," kata AHY.

Baca Juga:
AHY: Potensi Ekonomi Rp6.396 Triliun Hilang Jika Tanggul Laut Tidak Dibangun

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj Copot Penanda KBIHU di Tenda Jamaah di Arafah
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
DPRD NTB dan BP3MI Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pekerja Migran dari Malaysia
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Penumpang JakLingko Dianiaya hingga Bonyok, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
• 8 jam laluokezone.com
thumb
Klasemen Akhir BRI Super League 2025/2026: Persib Hattrick Juara, Persis Solo Turun Kasta
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
Pameran “URSYALIM” angkat potret kehidupan Palestina di Yerusalem
• 14 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.