BULOG Gandeng Kampus, Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan

disway.id
1 jam lalu
Cover Berita

CIMAHI, DISWAY.ID-- Perum BULOG terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung terwujudnya swasembada pangan berkelanjutan melalui edukasi dan dialog bersama generasi muda. 

Kali ini, BULOG mengajak perwakilan mahasiswa se-Bandung dalam kegiatan Focus Group Discussion bertajuk “Peran Kampus dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan untuk Cadangan Pangan Pemerintah” yang digelar di Kompleks Pergudangan Utama BULOG Kota Cimahi, Jawa Barat.

BACA JUGA:SELAMAT! Persib Juara Super League: Satu-satunya Klub yang Raih Hattrick Winner

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran terbuka bagi mahasiswa untuk melihat lebih dekat bagaimana pemerintah, melalui BULOG, mengelola Cadangan Pangan Pemerintah sebagai bagian penting dari sistem ketahanan pangan nasional. 

Melalui kunjungan langsung ke gudang, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan stok, kualitas beras, hingga peran infrastruktur pangan dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han menyampaikan upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan membutuhkan sinergi lintas sektor, termasuk kontribusi aktif dari dunia kampus sebagai pusat pengetahuan, riset, inovasi, dan lahirnya gagasan baru.

BACA JUGA:Fasilitas CitraRaya Tangerang Makin Lengkap, Ada Boost Juice hingga Taman Little Kyoto

Pencapaian swasembada pangan yang terus diperkuat sejak 2024, berlanjut pada 2025, dan semakin dimantapkan pada 2026 menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ketahanan pangan nasional. 

Mahasiswa dan kampus memiliki peran penting untuk ikut memahami, mengawal, dan mendukung agenda besar ini melalui ilmu pengetahuan, inovasi, serta kepedulian terhadap isu pangan.

"Penguatan swasembada pangan tidak hanya dilihat dari sisi produksi, tetapi juga dari kemampuan negara dalam menyerap hasil panen petani, menjaga cadangan pangan, memperkuat infrastruktur pascapanen, dan memastikan pangan tetap tersedia serta terjangkau bagi masyarakat. Di titik inilah BULOG menjalankan perannya sebagai instrumen negara dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilisasi pangan," ujar Ahmad Rizal Ramdhani.

BACA JUGA:Pererat Silaturahmi, FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Depok II Penuh Kemeriahan

Informati penting turut disampaikan terkait capaian penting sektor pangan nasional. Berdasarkan data FAO, Indonesia tercatat berada di peringkat kedua dunia dalam kenaikan produksi padi, di antara Brasil dan Myanmar. 

Capaian ini menjadi sinyal positif atas semakin kuatnya produksi pangan dalam negeri dan menjadi landasan penting dalam menjaga keberlanjutan swasembada pangan nasional.

"Saat ini, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,36 juta ton stok tertinggi dalam sejarah, dengan total kapasitas simpan yang disediakan sekitar 6,2 juta ton. Kapasitas tersebut akan terus diperkuat seiring meningkatnya produksi padi nasional, sehingga BULOG dapat semakin optimal dalam menjalankan penugasan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah dan stabilisasi pangan," tambah Dirut BULOG.

BACA JUGA:Harga Resmi iCar V23 Mulai Rp389.9 Juta, Servis dan Suku Cadang Gratis 5 Tahun

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi VII DPR mintai AK-Tekstil Solo ciptakan inovasi tingkatkan SDM
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Kementan awasi perusahaan sawit hadapi El Nino demi jaga produksi
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Sudah Fix Finis Ketiga, Mauricio Souza Paksa Persija Mati-matian Lawan Semen Padang demi Jaga Harga Diri Macan Kemayoran
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Zulhijah dan Manusia-Manusia yang Mudah Lelah
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.