Gaspol Hari Ini: Petunjuk di Balik Misteri Penembakan Wawan di Tragedi Semanggi I

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Bernadinus Realino Norma Irawan atau Wawan, mahasiswa Universitas Atma Jaya Jakarta, tewas dalam Tragedi Semanggi I, 13 November 1998.

Wawan yang merupakan anggota Tim Relawan untuk Kemanusiaan (TRuK) ditembak di area kampus ketika hendak menolong temannya yang lebih dulu tertembak.

Detik-detik penembakan Wawan diungkap oleh sang ibu, Maria Catarina Sumarsih.

“Tentara masuk dalam kampus Atma Jaya, terus ada korban jatuh. Wawan ngasih tahu ke tentara, ‘Pak, itu ada korban, boleh ditolong atau tidak?’,” kata Sumarsih, dalam podcast Gaspol! yang tayang di YouTube Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Gaspol Hari Ini: Siapa di Hati Surya Paloh, Apakah Jokowi, Anies atau Prabowo?

“Lalu, Wawan mengeluarkan bendera putih dari dalam tasnya, dilambai-lambaikan sambil berjalan. Ketika mengangkat korban, Wawan ditembak,” lanjut dia.

Kabar Wawan ditembak disampaikan oleh Romo Ignatius Sandyawan yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris TRuK melalui telepon ke Sumarsih dan suaminya yang saat itu berada di rumah.

Saat itu, yang Sumarsih tahu, Wawan terkena peluru dan dilarikan ke Rumah Sakit Jakarta.

Dengan begitu paniknya, Sumarsih dan suami bergegas menuju Rumah Sakit Jakarta.

Jalanan protokol ibu kota saat itu dijaga ketat oleh aparat akibat eskalasi situasi.

Baca juga: Gaspol Hari Ini: Berebut Restu Prabowo di Muktamar PBNU

Bahkan, Sumarsih dan rombongannya sempat dilarang menembus barikade aparat.

Singkat cerita, sesampainya di Rumah Sakit Jakarta, Sumarsih diarahkan ke sebuah ruangan di basement.

Di ruangan itu, Sumarsih melihat jasad Wawan terbaring.

“Saya melihat Wawan, matanya terpejam seperti tertidur. Saya raba dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Jempol kakinya diikat pakai kain kassa,” ujar Sumarsih, dengan suara bergetar.

“Terus tangan saya ke atas. ‘Perutmu tipis, kamu lapar ya, Wan?’. Saya buka kausnya, ‘Wan, kamu ditembak’,” lanjut dia.

Sumarsih mengatakan, Wawan ditembak di dada sebelah kiri.

Baca juga: Gaspol Hari Ini: Hari-hari Terakhir Soeharto Berkuasa, Para Menteri Bergerilya?

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia mengamati langsung bekas lubang di tubuh putranya, dengan luka bakar di pinggirnya.

Simak obrolan selengkapnya dalam podcast Gaspol! yang tayang perdana hari ini pukul 20.00 WIB.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Ide Solo Date yang Bisa Kamu Lakukan Saat Hari Libur
• 7 jam lalubeautynesia.id
thumb
PLN Sebut Aliran Listrik untuk 1,5 Juta Pelanggan di Riau Dipulihkan, Sampaikan Permohonan Maaf
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
7 Tips Menghilangkan Bau Prengus pada Daging Kurban saat Idul Adha 2026, Masakan Jadi Lebih Nikmat
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Polisi Akan Limpahkan Perkara Roy Suryo Cs, Refly Harun: Pernyataan Normatif!
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Link Live Streaming BRI Super League: Borneo FC Vs Malut United
• 10 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.