Kemenangan Menyakitkan Persis Solo! Madura Kalahkan PSM, Klub Kebanggaan Ketum PSI Kaesang Pangarep Akhirnya Degradasi

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, BANGKALAN — Drama besar tersaji di pekan terakhir Super League 2025/2026. Di saat Persis Solo berjuang mati-matian meraih kemenangan, harapan mereka untuk bertahan justru runtuh dari stadion lain.

Madura United berhasil mengalahkan PSM Makassar dengan skor 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026). Kemenangan itu memastikan Laskar Sapeh Kerrab bertahan di Super League musim depan.

Namun di saat bersamaan, hasil tersebut berubah menjadi kabar paling menyakitkan bagi Persis Solo, klub yang identik dengan sosok Kaesang Pangarep selaku Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia.

Sebab meski berhasil menang 3-1 atas Persita Tangerang, Persis tetap gagal keluar dari zona degradasi.

Nasib Laskar Sambernyawa akhirnya ditentukan oleh kemenangan Madura United.

Sejak awal pertandingan di Bangkalan, tensi laga memang sudah terasa sangat tinggi. Madura United tampil agresif karena sadar hanya kemenangan yang bisa menyelamatkan mereka dari ancaman turun kasta.

Tim tuan rumah langsung menekan pertahanan PSM sejak menit awal. Tendangan sudut yang dieksekusi Lulinha hampir menghasilkan gol cepat ketika disambut sundulan Ruxi.

Sementara PSM yang datang dengan ambisi menutup musim secara manis justru kesulitan mengembangkan permainan. Lini pertahanan Madura United tampil disiplin dan membuat skuad Juku Eja sulit menciptakan peluang bersih.

Pertandingan berjalan keras sejak awal. Pada menit ke-11, wasit mengeluarkan kartu kuning pertama kepada Luka Cumic setelah duel udara keras dengan Monteiro.

Tak lama berselang, giliran Lulinha menerima kartu kuning akibat tekel keras kepada Sheriddin Boboev yang mencoba melancarkan serangan balik.

PSM sempat memperoleh peluang lewat sepakan jarak jauh Ananda Raehan pada menit ke-20. Namun bola masih melebar tipis di sisi gawang.

Ketegangan pertandingan akhirnya pecah menjelang turun minum.

Gol pembuka Madura United lahir pada menit ke-43 lewat aksi Junior Brandao.

Gol itu bermula dari tendangan keras Taufany yang ditepis Reza Arya. Namun bola muntah gagal diamankan sempurna dan langsung disambar Junior Brandao menjadi gol.

Stadion Gelora Bangkalan pun meledak.

Keunggulan 1-0 membuat Madura United semakin percaya diri memasuki babak kedua.

PSM sebenarnya mencoba bangkit. Masuknya Rasyid Bakri sempat memberi energi baru di lini tengah. Bahkan Rasyid langsung memperoleh peluang emas lewat sundulan pada menit ke-47, tetapi arah bola masih belum tepat sasaran.

Alih-alih menyamakan kedudukan, PSM justru kembali dihukum.

Junior Brandao mencetak gol keduanya pada menit ke-54 melalui sundulan tajam memanfaatkan situasi sepak pojok. Umpan Taufany diteruskan Pedro Monteiro sebelum akhirnya diselesaikan Brandao dengan tandukan akurat.

Skor berubah menjadi 2-0 dan membuat tekanan beralih sepenuhnya kepada Persis Solo.

Di stadion lain, Persis sebenarnya tampil cukup baik saat menghadapi Persita Tangerang. Gol Jefferson pada akhir babak pertama membawa Laskar Sambernyawa unggul lebih dulu.

Pada babak kedua, Persis terus menekan dan berhasil memperbesar keunggulan melalui Miroslav Maricic pada menit ke-74.

Persita sempat memperkecil kedudukan lewat Pablo pada menit ke-90. Namun Persis kembali menjauh melalui tandukan Dejan Tumbas pada injury time.

Skor akhir 3-1 sebenarnya cukup untuk menjaga asa Persis.

Tetapi harapan itu runtuh ketika kabar kemenangan Madura United dipastikan.

Persis Solo akhirnya harus menerima kenyataan pahit terdegradasi setelah finis di posisi ke-16 dengan 34 poin.

Sementara Madura United naik ke peringkat 14 dengan 35 poin dan memastikan diri selamat.

Ironisnya, PSM Makassar yang kalah tetap bertahan di Super League karena unggul head to head atas Persis Solo meski sama-sama mengoleksi 34 poin.

Bagi Persis, ini menjadi akhir musim yang sangat menyakitkan.

Mereka menang di lapangan, tetapi tetap kalah oleh situasi.

Dan bagi Kaesang Pangarep, musim ini akan dikenang sebagai salah satu periode paling pahit sejak klub kebanggaan Solo itu kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitigasi Bencana hingga Penegasan Batas Negara, Pemerintah Susun Rencana Detail Tata Ruang
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Polda Metro patroli rutin antisipasi kejahatan jalanan kawasan Jaksel
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Bojan Hodak Pelatih Istimewa di Mata Bobotoh Persib: Dapat Julukan Masterclass hingga Aki-aki Gede Wadul
• 4 jam lalubola.com
thumb
Dukung Transisi Energi, Pertamina Perkuat Ekosistem Mobilitas Berkelanjutan di Sektor Darat, Laut, dan Udara
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sekolah Rakyat Permanen di Katingan Siap Tampung Lebih dari Seribu Siswa
• 8 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.