Reynaldo Bakal Bawa Hipmi Ikut Gerakkan Pariwisata dan Ekonomi Nasional

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Calon Ketua Umum (Caketum) BPP Hipmi nomor urut 1, Reynaldo Bryan mengatakan, sektor pariwisata berperan sebagai lokomotif pembangunan ekonomi nasional, karena memiliki multiplier effect yang masif dan berdampak nyata. 

Dalam debat kedua Caketum BPP HIPMI di Nusa Dua, Bali, Reynaldo menegaskan bahwa sektor ini tidak hanya menjadi penghasil devisa utama, tetapi juga secara langsung menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.

Baca Juga :
Bantu Dorong Ekonomi Nasional, BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Pasar Global
Misbakhun Sebut Penurunan Rupiah Tidak Separah Tahun 1998, Simak Perbandingannya

"Serta menciptakan jutaan lapangan kerja dan memicu percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah,” kata Reynaldo dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Caketum BPP HIPMI Reynaldo Bryan (tengah)
Photo :
  • Istimewa

Menurutnya, pada tahun 2025 sektor pariwisata telah menyerap 25,91 juta tenaga kerja di Indonesia, dan berkontribusi sekitar 4 sampai 4,5 persen terhadap PDB.

“Tahun 2025 sektor pariwisata kita mencatat rekor gemilang dengan kunjungan sekitar 15,39 juta wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Meski demikian, ke depannya Reynaldo berharap pengembangan potensi pariwisata tidak hanya terfokus pada Jawa dan Bali, tapi sudah harus dikembangkan di daerah-daerah lain di Indonesia.

“Kita perlu belajar dari Jepang, mereka berhasil melakukan diversifikasi sehingga pariwisata tidak hanya terfokus pada kota-kota utama, melainkan terdistribusi ke seluruh daerah,” kata Reynaldo.

Jepang menurutnya telah berhasil menjalankan strategi pariwisata dengan sangat baik. Mereka fokus pada mengangkat budaya lokal dan memberdayakan UMKM daerah. Negara itu dinilai juga berhasil memperkuat digitalisasi pariwisata, serta membangun infrastruktur dan konektivitas untuk setiap daerah sehingga pariwisata mereka semakin terintegrasi.

Reynaldo berharap, Provinsi Bali bisa menjadi role model dan contoh bagaimana sebuah daerah bisa maju dan berkembang pesat, hanya dengan mengoptimalkan potensi pariwisatanya. 

“Bali adalah contoh hilirisasi sektor pariwisata yang berhasil. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh para pengusaha besar tetapi juga bisa mendongkrak pendapatan para UMKM, mulai dari kuliner, homestay, hingga penjual souvenir dan oleh-oleh lokal,” ujar Reynaldo.

Karenanya, Dia pun berjanji kalau terpilih sebagai Ketua Umum BPP Hipmi nanti, dirinya akan menjadikan Hipmi sebagai penggerak pariwisata di Indonesia.

"Dengan kemampuan dan jejaring yang dimiliki, Hipmi bisa ikut memajukan pariwisata Indonesia yang inklusif, modern, berkelanjutan dan mendunia," ujarnya.

Baca Juga :
Pengamat Sebut Pelemahan Rupiah Bukan Satu-satunya Indikator Ekonomi Indonesia
Purbaya Yakin Krisis Ekonomi 1998 Tak Akan Terulang: Fundamental Kita Baik
Purbaya Bilang IHSG Bakal 'Melesat' Pekan Depan: Tunggu Waktu Aja

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Iran Minta Sanksi Dicabut, Tegaskan Tak Ancam Negara Lain dengan Nuklir
• 12 jam lalukatadata.co.id
thumb
Istilah Status Tahapan Penyaluran Bansos dan Artinya
• 7 jam laludetik.com
thumb
Penumpang JakLingko Dianiaya hingga Bonyok, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa
• 10 jam laluokezone.com
thumb
ETLE Kini Bisa Deteksi Wajah, Korlantas Polri Integrasikan dengan Data Dukcapil
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Listrik di Sumatera Pulih Bertahap, 8,3 juta Pelanggan kembali Menikmati Pasokan Listrik
• 5 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.