Foto: Bank Indonesia (Aris Aristya)
(gls) Add as a preferred
source on Google
Makassar, CNBC Indonesia - Di tengah eskalasi ketidakpastian geopolitik global yang diproyeksikan masih akan mewarnai dinamika pasar hingga akhir tahun 2026, fundamental perekonomian domestik Indonesia diklaim menunjukkan tingkat resiliensi yang solid.
Laju pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama berhasil menembus angka 5,61%. Ketahanan ini turut ditopang oleh kinerja intermediasi perbankan yang sangat ekspansif, tercermin dari pertumbuhan kredit yang nyaris menyentuh level dua digit, yakni 9,98%, serta pertumbuhan dana pihak ketiga atau DPK di level double digit, yakni 11,4%.
Baca: Purbaya Yakin Bunga KPR Tak Naik Meski BI Rate Dikerek ke 5,25%
(gls) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Mengejutkan! BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25%




