Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Surabaya terus memperkuat pembinaan atlet muda melalui penyelenggaraan Wali Kota Surabaya Cup 2026 yang berlangsung di Ciputra Golf Surabaya, Sabtu (23/5/2026).
Turnamen golf amatir bergengsi bertema “From Hero to Champion” tersebut diikuti sekitar 200 pegolf dari berbagai daerah dan menjadi jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Wali Kota Surabaya Cup.
Penyelenggaraan tahun ini juga terasa berbeda karena panitia memaksimalkan seluruh fasilitas lapangan dengan menggunakan 27 hole dan tiga course sekaligus. Seluruh pertandingan digelar dalam format shotgun yang dimulai serentak pukul 06.00 WIB.
Henry Darmawan Ketua Panitia Wali Kota Surabaya Cup 2026, mengatakan persiapan teknis dilakukan secara maksimal demi menghadirkan atmosfer kompetisi yang profesional dan kompetitif.
“Kami ingin memberikan pengalaman tanding terbaik bagi para pegolf. Seluruh aspek teknis di lapangan sudah kami persiapkan secara maksimal agar turnamen berjalan lancar dan kompetitif,” ujar Henry.
Sementara itu, Syamanta Novan Ketua PGI Surabaya menegaskan, turnamen ini bukan sekadar agenda kompetisi tahunan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang membangun regenerasi atlet golf junior dan amatir di Surabaya.
Menurutnya, tema “From Hero to Champion” menjadi simbol lahirnya generasi baru pegolf yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki mental juara dan sportivitas tinggi.
“Semangat ‘From Hero to Champion’ menjadi simbol lahirnya generasi baru pegolf berprestasi yang memiliki mental juara dan sportivitas tinggi,” katanya.
Dukungan terhadap turnamen tersebut juga datang dari KONI Surabaya. Arderio Hukom Ketua KONI Surabaya mengapresiasi langkah PGI Surabaya yang mampu menyelenggarakan event besar secara mandiri.
“Dukungan KONI Surabaya terhadap piala wali kota ini sangat luar biasa. Ini acara yang hebat karena PGI Surabaya menyelenggarakan ini secara mandiri. Berarti KONI Surabaya sangat terbantu, karena semakin banyak kompetisi tentu kita akan menghasilkan banyak prestasi,” ujar Arderio.
Pada kategori utama, gelar Best Gross Overall diraih Rizkika Atmada, sedangkan Best Nett Overall menjadi milik Budi Mulyono.
Sebelum kategori amatir digelar, PGI Surabaya lebih dulu menyelenggarakan Turnamen Junior Golf Wali Kota Surabaya Cup 2026 di Bukit Darmo Golf pada 16–17 Mei 2026 yang diikuti sekitar 50 pegolf muda.
Seluruh rangkaian kompetisi tersebut menjadi bagian dari program pembinaan bertajuk Suroboyo Wani Series Series 2 sebagai persiapan mempertahankan gelar juara umum cabang olahraga golf pada Porprov Jawa Timur 2027.
Program “Suroboyo Wani” akan berlangsung dalam empat seri sepanjang 2026, dimulai pada awal Mei, dilanjutkan Wali Kota Surabaya Cup, seri berikutnya pada Agustus, hingga penutup melalui turnamen Dies Natalis ITS pada Desember 2026.
Melalui rangkaian kompetisi tersebut, PGI Surabaya berharap mampu menjaring pegolf muda usia 12 hingga 23 tahun untuk memperkuat tim golf Surabaya pada berbagai ajang mendatang sekaligus memperkuat posisi Surabaya sebagai salah satu pusat pembinaan golf amatir di Jawa Timur. (saf/faz)




