REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul mengatakan pihaknya sudah berhasil memanen kedelai sebanyak dua hingga empat ton di beberapa daerah.
Panen kedelai itu merupakan hasil dari pengolahan lahan tidur yang dilakukan TNI AL dalam rangka program ketahanan pangan.
Baca Juga
Ancam AS Jika Nyerang, Negosiator Iran: Balasan Kami akan Lebih Menghancurkan dan 'Pahit'
Teknologi Blood Control Septum Kurangi Risiko Paparan Darah Bagi Nakes
Paris Jatuhkan Sanksi, Menteri Israel Ben-Gvir Dilarang Masuk Prancis
"Sebagai gambaran di beberapa lahan TNI AL seperti Lampung yang panen pada Oktober 2025 dengan luas lahan 30 hektare, mampu menghasilkan panen kedelai 4 ton per hektare," kata Tunggul kepada Antara di Jakarta, Sabtu.
"Sedangkan pekan lalu di Nganjuk Jawa Timur dengan luas lahan 400 hektare, estimasi hasil panen 1,5 hingga 2 ton per hektare," ujar Tunggul menambahkan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Menurut Tunggul, keberhasilan panen yang dilakukan personel AL merupakan bagian dari upaya menjalankan perintah Kementerian Pertahanan. TNI AL diminta fokus untuk menanam kedelai.