Permintaan EV Lesu, Nissan Batal Investasi Powertrain Listrik di Inggris

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

Pembatalan investasi tersebut menjadi bagian dari penyesuaian strategi perusahaan di tengah perlambatan pasar kendaraan listrik

Permintaan EV Lesu, Nissan Batal Investasi Powertrain Listrik di Inggris (Foto: dok AP)

IDXChannel - Anak usaha Nissan Motor, JATCO, membatalkan rencana investasi produksi powertrain kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di fasilitas Sunderland, Inggris.

Melansir Investing, Minggu (24/5/2026) pembatalan investasi tersebut menjadi bagian dari penyesuaian strategi perusahaan di tengah perlambatan pasar kendaraan listrik global dan meningkatnya tekanan kompetisi industri otomotif.

Baca Juga:
Alami Masalah Finansial, Nissan Bangkit Lewat Produksi Baterai Solid-State

Sebelumnya, JATCO mengumumkan investasi senilai 48,7 juta poundsterling atau sekitar USD65,4 juta untuk membangun fasilitas produksi powertrain EV di Sunderland pada Januari 2025.

Pabrik ini dirancang memiliki kapasitas produksi hingga 340.000 unit per tahun. Fasilitas itu sedianya akan memproduksi sistem powertrain EV terintegrasi yang menggabungkan motor listrik, inverter, dan reducer dalam satu unit. 

Baca Juga:
Nissan Berencana Pangkas Model yang Kurang Laris

Proyek tersebut juga menjadi bagian dari strategi besar Nissan untuk memperkuat basis produksi kendaraan listrik di Eropa sekaligus mendukung pengembangan lini EV di Inggris.

Namun, melemahnya permintaan kendaraan listrik di kawasan Eropa membuat perusahaan meninjau ulang rencana investasinya. Langkah pembatalan itu terjadi di tengah program restrukturisasi besar-besaran yang tengah dijalankan Nissan guna memangkas biaya dan memperbaiki profitabilitas perusahaan. 

Baca Juga:
Nissan Rugi Rp59 Triliun pada Tahun Fiskal 2025 Imbas Restrukturisasi

Produsen otomotif asal Jepang tersebut menghadapi tekanan penjualan di sejumlah pasar utama, termasuk Amerika Serikat dan China, di saat persaingan industri EV global semakin ketat.

Tahun lalu, Nissan juga mengumumkan rencana pengurangan jaringan produksi global menjadi 10 pabrik dari sebelumnya 17 fasilitas. Selain itu, perusahaan meninjau kembali operasi bisnis manufaktur powertrain sebagai bagian dari upaya pemulihan kinerja.

Hingga laporan tersebut diterbitkan, baik Nissan maupun JATCO belum memberikan komentar resmi terkait pembatalan investasi tersebut.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemenko PMK: Gempa Yogya 2006 Jangan Hanya Dikenang Sebagai Tragedi Tapi Harus Jadi Pelajaran
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kepala BP BUMN Tegur PTPN soal Kasus Kakek Mujiran, Instruksikan Beri Pekerjaan
• 23 jam laludetik.com
thumb
Diguyur Hujan Deras, Pasar dan Puskesmas di Palabuhanratu Terendam Banjir
• 15 jam laludetik.com
thumb
9 WNI yang Sempat Ditahan Israel Akhirnya Tiba di Tanah Air
• 20 jam lalukompas.com
thumb
[FULL] Budiman, PDIP dan Ekonom Bicara Pidato Ekonomi Presiden Prabowo, MBG-Kopdes Merah Putih
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.