Gedung 9 Lantai Ambruk di Filipina: 1 Turis Malaysia Tewas, 21 Pekerja Terjebak

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Sebuah bangunan runtuh di mana beberapa orang diyakini terjebak di dalamnya di kota Angeles, provinsi Pampanga, utara Manila, Filipina, Minggu, 24 Mei 2026. (Sumber: AP Photo/Aaron Favila)

ANGELES, KOMPAS.TV — Sebuah gedung sembilan lantai yang sedang dalam proses konstruksi ambruk sebelum fajar di Angeles City, provinsi Pampanga, Filipina, pada Minggu (24/5/2026). 

Tragedi subuh ini menewaskan sedikitnya satu orang turis asing asal Malaysia dan menyebabkan setidaknya 21 orang—yang mayoritas merupakan pekerja bangunan—terjebak di bawah reruntuhan beton.

Baca Juga: Senator Buron ICC Kabur dari Gedung Senat Filipina saat Akan Ditangkap, Diduga Manfaatkan Kericuhan

Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat telah mendeteksi dua korban dalam kondisi hidup di dalam puing-puing, namun proses evakuasi berjalan dramatis karena tubuh mereka belum berhasil dikeluarkan dari jepitan material bangunan.

Gedung bertingkat tersebut runtuh mendadak sekitar pukul 02.30 waktu setempat. 

Kawasan di sekitar proyek merupakan lingkungan padat yang dipenuhi oleh hotel bujet, kafe, spa, dan permukiman warga yang berbatasan langsung dengan kawasan ekonomi eks-Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat.

Sesaat sebelum insiden terjadi, wilayah Angeles City dilaporkan diguyur hujan lebat yang disertai angin kencang. 

Beruntung, setidaknya 24 pekerja berhasil menyelamatkan diri secara mandiri dengan berlari keluar gedung atau segera dievakuasi sesaat setelah bangunan tersebut runtuh ke tanah. 

Mayoritas pekerja yang selamat kedapatan sedang tidur di lantai dasar saat struktur bangunan mulai goyang dan runtuh.

Kepala Pemadam Kebakaran setempat, Maria Lea Sajili, mengonfirmasi bahwa hantaman material gedung yang ambruk meluas hingga merusak sebuah penginapan yang terletak tepat di sebelahnya.

"Seorang turis asal Malaysia ditemukan meninggal dunia akibat terkena reruntuhan, sementara satu tamu penginapan lainnya mengalami luka-luka," ujar Sajili dikutip dari Associated Press.

Isak Tangis Keluarga dan Kesaksian Saksi Mata

Di balik garis polisi, suasana haru dan mencekam menyelimuti lokasi kejadian. 

Baca Juga: Kocar-Kacir! Rentetan Terdengar saat Upaya Penangkapan Eks Kepala Polisi Era Duterte di Filipina

Ratusan kerabat korban terjebak berkumpul, berdoa, dan menangis sembari menunggu kabar dari tim SAR di antara tumpukan lempengan beton, tiang besi yang meliuk, dan perancah (scaffolding) aluminium yang hancur.

"Ini adalah hari terburuk dalam hidup kami," ungkap Joamel Angcao (18), seorang mahasiswi setempat.

Bersama saudara-saudaranya, Joamel terus menatap puing bangunan menunggu kabar kedua orang tuanya yang ikut tertimbun.

Kedua orang tua Joamel diketahui sedang menjaga gerobak makanan dan kopi milik mereka yang mangkal tepat di samping gedung saat struktur sembilan lantai itu roboh. 

Penulis : Rizky L Pratama Editor : Desy-Afrianti

1
2
Show All

Sumber : Associated Press

Tag
  • gedung ambruk di filipina
  • berita internasional
  • angeles city
  • clark freeport zone
  • kecelakaan kerja
  • turis malaysia tewas
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
OPDis Sidoarjo Perkuat Strategi Komunikasi untuk Dorong Akomodasi yang Layak
• 3 jam lalurealita.co
thumb
Blackout Sumatera Jadi Momentum Perkuat Keandalan Listrik
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Satpol PP Jakarta Minta Maaf Usai Viral Penertiban Penjual Es Krim di CFD, Janji Lebih Humanis
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Kapan MotoGP Italia 2026? Ini Jadwal Lengkap Balapan yang Digelar di Mugello Pekan Depan
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Puslitbangkes dan PPDGS IKGA Unhas Turun Langsung ke Bira Lakukan Pemerataan Kesehatan
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.