FAJAR, MAKASSAR —Survei awal di kawasan pesisir Bira, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, kembali dilakukan.
Kali ini melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak (PPDGS IKGA) Unhas.
Ini melalui program kemitraan Unhas,
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian persiapan program pengabdian masyarakat tahunan yang akan dilaksanakan di Desa Bira.
Survei dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Muh. Harun Achmad, drg., M.Kes., Sp.KGA., KKA(K), FSASS bersama tim residen PPDGS IKGA Unhas,.
Mereka yakni drg. Aliefah Putri, drg. Brillian Tita Putri, drg. Ghafran Nailul Farchi, drg. Azzahra Anindya, drg. Nadiah Hulwa, dan drg. Muhamad Ridhatul Aslam.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Bira, Murlawa, S.E., NL.P. Ini guna membahas kebutuhan masyarakat pesisir dan potensi wilayah yang dapat dikembangkan, melalui program pemberdayaan berbasis kesehatan dan sumber daya alam pesisir.
Program pengabdian masyarakat ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kesehatan masyarakat, tetapi juga menghadirkan berbagai pelatihan yang diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir Bira.
Pelatihan tersebut nantinya diarahkan pada pemanfaatan sumber daya alam pesisir yang memiliki potensi ekonomi dan keberlanjutan bagi masyarakat setempat.
Prof. Harun Achmad mengatakan kegiatan ini merupakan perwujudan tridharma perguruan tinggi, serta bagian dari program kerja penelitian LPPM Unhas 2026-2030.
Kata prof Harun, ini yang telah dicanangkan oleh Rektor Universitas Hasanuddin dalam rangka mewujudkan misi pemerataan kesehatan secara global di Provinsi Sulawesi Selatan.
“Kegiatan ini nantinya akan menurunkan tim dari para pakar kesehatan, di antaranya spesialis gizi, spesialis kedokteran gigi anak, dan kedokteran komunitas Universitas Hasanuddin,” ujarnya.
Ia menjelaskan kegiatan nantinya diwujudkan melalui sosialisasi, edukasi, dan pelatihan kepada masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan sekaligus kesejahteraan warga.
“Kolaborasi ini antara institusi pendidikan, lembaga penelitian, dan pemerintah desa diharapkan mampu menciptakan program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir,” ucapnya.
Kepala Desa Bira, Murlawa, menyambut baik rencana pelaksanaan program tersebut dan berharap kegiatan itu dapat membantu meningkatkan pengetahuan serta perekonomian masyarakat Desa Bira. (wis)





