Bisnis.com, JAKARTA — Sejak awal pertandingan, Spurs tampil dengan tekanan tinggi karena situasi mereka di klasemen masih belum sepenuhnya aman. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Tottenham lebih banyak menguasai bola dan mencoba membongkar pertahanan Everton melalui serangan dari sisi sayap dan kombinasi umpan cepat di lini tengah.
Everton sendiri bermain lebih tenang meski tidak lagi berada dalam tekanan degradasi. Tim tamu mengandalkan disiplin lini belakang serta serangan balik cepat untuk meredam agresivitas tuan rumah. Beberapa kali Everton berhasil memutus alur serangan Tottenham, membuat pertandingan berjalan ketat dan minim peluang bersih di awal laga.
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang turun minum. Tottenham memanfaatkan situasi bola mati yang berujung kemelut di depan gawang Everton. João Palhinha menjadi pencetak gol setelah memanfaatkan bola muntah di dalam kotak penalti, yang membawa Spurs unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Get in, Joao! pic.twitter.com/tuFsgyaLw5
— Tottenham Hotspur (@SpursOfficial) May 24, 2026Memasuki babak kedua, Everton mencoba meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan. Mereka beberapa kali menekan melalui skema serangan balik dan bola-bola langsung ke area pertahanan Spurs. Namun, pertahanan Tottenham tampil cukup disiplin untuk meredam tekanan tersebut.
Tottenham kemudian memilih bermain lebih pragmatis setelah unggul. Mereka menurunkan tempo permainan dan memperkuat organisasi pertahanan demi menjaga keunggulan tipis. Di sisi lain, Everton terus berusaha mencari celah, tetapi kesulitan menciptakan peluang benar-benar berbahaya hingga akhir laga.
Pertandingan berlangsung menegangkan hingga menit-menit akhir, dengan Everton terus menekan namun tidak mampu menyamakan kedudukan. Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan 1-0 untuk Tottenham, yang cukup untuk mengamankan status mereka di Premier League.
Baca Juga
- Perjalanan Panjang Arsenal Kembali Angkat Trofi Liga Inggris Usai Penantian 22 Tahun
- Bruno Fernandes Pemain Terbaik Liga Inggris, O'Reilly Pemain Muda Terbaik
Di pertandingan lain yang berlangsung bersamaan, West Ham tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Leeds United. Namun kemenangan tersebut tidak cukup menyelamatkan mereka, karena hasil Tottenham membuat West Ham harus rela turun kasta untuk pertama kalinya dalam 14 tahun terakhir.
Situasi ini menjadikan laga pamungkas Premier League musim ini sebagai salah satu yang paling dramatis, dengan dua pertandingan krusial yang menentukan nasib klub secara langsung di menit akhir musim. Tottenham selamat di detik-detik akhir, sementara West Ham harus menerima kenyataan pahit meski tampil dominan di laga mereka sendiri.





