Baleg Kaji Instrumen Pengawasan Penggunaan Data Nasional oleh Pihak Asing di RUU SDI

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Baleg mendorong adanya pembentukan lembaga Supervisi SDI sebagai instrumen pengawasan terhadap pengelolaan dan pemanfaatan data nasional tersebut.

Baleg Kaji Instrumen Pengawasan Penggunaan Data Nasional oleh Pihak Asing di RUU SDI. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Martin Manurung, menyatakan pihaknya masih terus merumuskan mekanisme pengawasan di dalam Rancangan Undang-undang Tentang Satu Data Indonesia (RUU SDI).

Salah satu mekanisme pengawasannya terkait penggunaan dan akses data nasional oleh pihak asing. 

Baca Juga:
Baleg Targetkan Empat RUU Ini Rampung Dibahas 

Oleh karena itu, dia mendorong adanya pembentukan lembaga Supervisi SDI sebagai instrumen pengawasan terhadap pengelolaan dan pemanfaatan data nasional tersebut.

"Kita masih rumuskan soal itu berdasarkan masukan yang masuk. Termasuk soal pengawasan. Saya sudah usulkan agar dibentuk Badan Supervisi SDI," kata Martin kepada wartawan, Minggu (24/5/2026). 

Baca Juga:
DPR Akan Undang Apindo dan Asosiasi Pekerja, Serap Aspirasi Soal RUU Ketenagakerjaan

Martin mengatakan, tugas pokok Badan Supervisi SDI ini berbeda dengan Badan Pusat Statistik (BPS). Pasalnya, banyak juga data-data yang bukan numerik, seperti data geospasial yang nantinya menjadi bagian dari satu data Indonesia.

"Tupoksinya beda. BPS itu salah satu sumber data untuk satu data Indonesia. Sebab, banyak juga data-data yang bukan numerik, seperti data geo-spasial yang nantinya menjadi bagian dari satu data Indonesia dan disinkronisasi dengan data numerik," ujarnya 

Baca Juga:
RUU Ketenagakerjaan Baru Akan Dibahas Agustus 2026

Martin mengatakan, RUU SDI ini ditargetkan bisa rampung tahun ini, sehingga diharapkan menjadi landasan pengambilan kebijakan oleh pemerintah.

"Kita usahakan bisa rampung, agar integrasi dan sinkronisasi data bisa lebih baik sebagai dasar pengambilan kebijakan (evidence-based policy),"kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KDM Buka-Bukaan Sebab Dana Bantuan Jabar Anjlok Drastis
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Satpol PP Jakarta Buka Suara Usai Penertiban Pedagang Es Krim di CFD Viral
• 21 jam laluliputan6.com
thumb
Gandeng Hisamitsu, Anak Usaha Medela Potentia Ekspansi Bisnis di Kamboja
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Mengganti Air Radiator Motor, Kapan Waktu yang Tepat?
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Wanita Muda di Tangerang Jadi Korban Penyekapan dan Pembegalan, Modus Pelaku Open BO
• 5 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.