Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali anjlok signifikan pada perdagangan hari ini, Selasa (19/5/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
(mae/mae) Add as a preferred
source on Google
- Pasar keuangan Indonesia babak belur pada pekan lalu, IHSG dan rupiah ambruk
- Wall Street mencetak rekor pada perdagangan terakhir pekan lalu
- Perkembangan perang, data ekonomi, dan Libur Idul Adha akan menjadi penggerak pasar pekan ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia babak belur pada pekan lalu. Bursa saham dan rupiah sama-sama mencetak rekor buruk.
Bursa saham, rupiah dan pasar obligasi diperkirakan masih akan menghadapi tekanan pada pekan pendek ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (22/5/2026), IHSG memang berakhir menguat 1,10% ke 6162,05. Namun, penguatan ini tidak menutup ambruknya bursa saham Indonesia.
Dalam sepekan, IHSG ambruk 8,35% pada pekan lalu.
(mae/mae) Add as a preferred
source on Google




