VIVA – Tebing curam di Broken Beach, Nusa Penida, Bali, berubah menjadi arena pertunjukan ekstrem kelas dunia. Debut Indonesia sebagai tuan rumah Red Bull Cliff Diving World Series 2026 sukses mencuri perhatian internasional lewat perpaduan aksi menegangkan, panorama alam eksotis, hingga sentuhan budaya lokal yang kental.
Digelar pada 20–23 Mei 2026, seri pembuka musim ke-17 Red Bull Cliff Diving itu menjadi momen bersejarah bagi Indonesia. Untuk pertama kalinya, para atlet dunia melompat dari tebing dan platform setinggi puluhan meter langsung ke laut lepas Samudera Hindia dengan ombak besar khas Nusa Penida.
Indonesia sendiri dipilih menjadi salah satu lokasi spesial dalam kalender Red Bull Cliff Diving musim ini. Dari sejumlah negara baru yang dipertimbangkan, hanya Indonesia dan Oman yang dianggap memiliki karakter alam paling ideal untuk olahraga ekstrem tersebut.
“Kami mencari lokasi yang dekat dengan masyarakat dan juga dekat dengan aksinya (cliff diving) dan Bali adalah kombinasi menarik! Lokasinya sangat alami, tetapi pada saat yang bersamaan juga dapat dijangkau oleh banyak orang yang bisa melihat langsung betapa sulit dan menantangnya olahraga ini,” ujar Sports Director Red Bull Cliff Diving, Orlando Duque dalam keterangan resminya.
Tidak hanya menghadirkan panorama Broken Beach di Nusa Penida, seri Indonesia juga mencetak sejarah baru lewat lokasi di Air Terjun Kroya, Buleleng. Untuk pertama kalinya, atlet melakukan loncatan akrobatik dari pohon setinggi 20 hingga 21 meter menuju kolam alami sedalam lima meter.
Sorotan utama kompetisi jatuh kepada atlet Britania Raya, Aidan Heslop. Penampilannya di Bali disebut sebagai salah satu yang paling dramatis sekaligus emosional sepanjang kariernya.
Heslop sukses merebut gelar juara kategori pria dengan total 419,85 poin dan membawa pulang trofi “Gates of Heaven”. Kemenangan itu terasa spesial karena menjadi ajang comeback setelah dirinya absen selama 18 bulan akibat cedera dan operasi punggung.
Di tengah ombak besar Broken Beach, Heslop tampil menggila. Ia mencuri perhatian saat mendapat nilai 9 dari juri pada ronde kedua sebelum mengambil alih puncak klasemen lewat loncatan dari platform setinggi 27 meter.





