Cuaca Jawa Timur 25 Mei 2026: BMKG Prakirakan Hujan Ringan Seharian

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan kondisi cuaca di Jawa Timur pada Senin (25/5/2026), didominasi cerah dan berawan dengan potensi hujan berintensitas ringan sepanjang hari di sejumlah wilayah.

Pada pagi hari cuaca diperkirakan cerah. Namun masyarakat diminta tetap sedia payung karena terdapat peluang hujan intensitas ringan.

Memasuki siang hingga sore, cuaca berawan diprediksi mendominasi langit Jawa Timur dengan potensi hujan ringan yang bisa terjadi secara merata.

Lalu pada malam hari cuaca diprediksi cerah berawan, tetapi masyarakat tetap diminta hati-hati karena peluang hujan ringan tetap bisa saja terjadi.

Cuaca cerah dengan potensi adanya hujan ringan, berpeluang tetap berlanjut hingga dini hari.

BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berada pada kisaran 12 hingga 35 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 47 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 5 hingga 37 kilometer per jam.

Selain itu, BMKG Maritim Tanjungperak merilis peringatan dini kondisi cuaca maritim di perairan Jawa Timur yang berlaku mulai 25 Mei 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam.

Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan. Angin bertiup didominasi dari arah timur laut dengan kecepatan maksimum 21 knot atau sekitar 39 kilometer per jam. Tinggi gelombang diperkirakan berkisar antara 0,8 hingga 1,6 meter.

Cuaca serupa juga berpotensi terjadi di Selat Madura, dengan diprediksi cuaca berawan dan adanya potensi hujan ringan. Namun, angin bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimum mencapai 28 knot atau sekitar 52 kilometer per jam, dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,3 meter.

Adapun di perairan selatan Jawa Timur, masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas laut diminta meningkatkan kewaspadaan. Cuaca berawan disertai angin dari timur dengan kecepatan maksimum hingga 27 knot atau sekitar 50 kilometer per jam berpotensi memicu gelombang setinggi 1,3 hingga 3 meter.

BMKG mengimbau nelayan, operator kapal, dan masyarakat pesisir untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (mar/saf/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ekonomi Singapura Tumbuh 6 Persen pada Kuartal I-2026, Jauh di Atas Ekspektasi
• 22 menit laluidxchannel.com
thumb
KUPI Serukan Indonesia Tanpa Kekerasan dalam Puncak BKUPI 2026 di Jakarta
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Seluruh Jamaah Haji Mulai Bergerak ke Arafah
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Kondisi Anggota DPR Gus Hilman Usai Tabrak Truk di Tol Paspro: Stabil, Ada Luka
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Mayat Bayi dengan Tali Pusar Ditemukan Mengambang di Tukad Mati Kuta Bali
• 7 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.