Perekonomian Singapura tumbuh 6,0 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya.
IDXChannel - Perekonomian Singapura tumbuh 6,0 persen pada kuartal I-2026 dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya.
Dilansir dari Asia One pada Senin (25/5/2026), angka tersebut jauh lebih tinggi dari perkiraan awal sebesar 4,6 persen.
Secara kuartalan dengan penyesuaian musiman, produk domestik bruto (PDB) tumbuh 1,0 persen pada Januari-Maret, dibandingkan dengan perkiraan awal kontraksi sebesar 0,3 persen.
Singapura merupakan salah satu negara Asia yang diuntungkan booming kecerdasan buatan (AI). Pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada kuartal lalu salah satunya didorong ekspor teknologi.
Kementerian Perdagangan mempertahankan perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk tahun ini sebesar 2-4 persen, sembari mengingatkan risiko dari konflik di Timur Tengah.
Sebagai negara kecil yang bergantung pada perdagangan internasional, Singapura sangat rentan terhadap gangguan rantai pasokan dan gejolak harga energi.
Bulan lalu, bank sentral memperketat kebijakan moneter karena dampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berisiko mengerek inflasi.
Bank sentral mempertahankan kebijakan moneter pada tiga pertemuan sebelumnya di Januari, Oktober, dan Juli. (Wahyu Dwi Anggoro)




