Sebagian jemaah haji dari berbagai negara di dunia memulai rangkaian ibadah haji dengan menjalani Hari Tarwiyah yang jatuh pada tanggal 8 Zulhijah.
Mereka meninggalkan Makkah menuju Mina — 7 km dari Masjidil Haram — sejak Minggu malam hingga Senin (25/5) ini.
Hari Tarwiyah merupakan ibadah sunah. Di Mina, jemaah akan menginap semalam dengan memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Quran, berzikir, dan sebagainya.
“Para tamu Allah mulai berdatangan ke perkemahan Mina untuk menjalani Hari Tarwiyah,” lapor televisi nasional Arab Saudi, Alekhbariya, Senin (25/5).
Dilaporkan, tiap kelompok jemaah telah mendapat jadwal untuk diangkut ke Mina dan sejauh ini rencana berjalan lancar.
"Rencana pengangkutan para tamu Allah menuju kawasan Mina berlangsung dengan koordinasi penuh dan ketat di antara seluruh sektor," ujarnya.
Dari visual yang ditayangkan, tampak bus-bus mengangkut jemaah dari Makkah menuju Mina yang dikenal sebagai Kota Tenda atau Kota Putih. Sejumlah jemaah telah tiba di lokasi dengan mengenakan pakaian ihram bagi jemaah pria.
Hari Tarwiyah di Mina menjadi persiapan spiritual sebelum wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah yang merupakan puncak ibadah haji.
Adapun mayoritas jemaah haji Indonesia tidak mengikuti Tarwiyah karena difokuskan pada persiapan menuju wukuf di Arafah. Pada Senin siang, jemaah Indonesia yang merupakan delegasi haji terbanyak mulai diberangkatkan secara bertahap ke padang Arafah — 22 km dari Masjidil Haram.





