Bersikap ramah memang penting di dunia kerja, tapi terlalu sering mengutamakan perasaan orang lain juga bisa membuat seseorang sulit berkembang sebagai pemimpin. Banyak orang mengira menjadi leader atau pemimpin yang baik berarti harus selalu menyenangkan semua pihak.
Padahal, menurut para ahli dari Forbes Coaches Council, terlalu “nice” justru dapat mengaburkan batasan, mengurangi wibawa, hingga membuat keputusan penting jadi sulit diambil. Seorang pemimpin juga perlu mampu berbicara jelas, menetapkan batasan, dan mengambil keputusan dengan percaya diri.
Nah, kalau kamu sering merasa nggak enakan saat bekerja atau memimpin tim, mungkin ini saatnya mulai mengubah cara komunikasi dan sikapmu.




