Dokter ingatkan aktivitas fisik cegah masalah kesehatan saat Idul Adha

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Antonius Andi Kurniawan, Sp.KO., Subsp. ALK(K) mengingatkan pentingnya menjalani aktivitas fisik guna mencegah masalah kesehatan yang bisa muncul di momen hari raya seperti Idul Adha.

Menurut dia, pola makan yang salah kerap terjadi di momen Hari Raya Idul Adha hingga berisiko munculnya masalah kesehatan seperti kolesterol hingga tekanan darah tinggi.

“Ketika seseorang itu bergerak, bisa mencegah dari berbagai macam penyakit termasuk kolesterol, diabetes, dan segala macam, yang itu biasanya setelah kita melakukan hari raya banyak masalah kesehatan yang timbul karena pola makan yang salah,” kata dokter Andi saat ditemui ANTARA, di Jakarta, Minggu.

Hidangan khas Idul Adha biasanya berupa olahan daging sapi atau kambing yang berisiko dengan kalori tinggi. Dokter lulusan Universitas Indonesia itu mengatakan aktivitas fisik membantu tubuh membakar kalori berlebih seperti saat menyantap hidangan di momen hari raya tersebut.

Baca juga: Aktivitas fisik membantu jaga kesehatan usus wanita di atas 60 tahun

“Dan dengan bergerak tentu saja terjadi pembakaran kalori dan ya akhirnya bisa mencegah dari atau bahkan mengembalikan fungsi dari penyakitnya tersebut,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Dokter Andi mengatakan pentingnya rutin berolahraga, terutama setelah momen hari raya seperti Idul Adha ketika asupan kalori meningkat sehingga tubuh juga perlu membakar kalori tersebut.

Adapun keseimbangan antara kalori yang masuk dan keluar perlu diterapkan agar kondisi tubuh tetap sehat. Terdapat berbagai jenis olahraga seperti kardio hingga strength training.

“Saat kita menjalankan ibadah puasa atau saat Hari Raya Idul Adha, tentu saja kita berpesta ataupun kalori in-nya tuh masuk banyak sekali sehingga penting untuk kita mengeluarkan kalori out juga,” tutur dokter yang berpraktik di Rumah Sakit St. Carolus itu.

Baca juga: IDAI tekankan aktivitas fisik anak di tengah pembatasan media sosial

Baca juga: Olahraga pagi bisa datangkan manfaat tambahan bagi kesehatan jantung

Baca juga: 93 persen warga Jakarta disebut kurang aktivitas fisik


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Satpol PP DKI Minta Maaf Usai Penertiban Paksa Pedagang Es Krim di CFD Viral
• 19 jam laludisway.id
thumb
Jakarta Benahi 50 RW Kumuh pada 2027, Anggaran Sekitar Rp 200 Miliar
• 19 jam lalukompas.id
thumb
Serunya Funbike dan CFD di Tajurhalang Bogor
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kebocoran Bahan Kimia Picu Evakuasi Warga di California
• 7 jam laludetik.com
thumb
PTPN I Pilih Tempuh Restorative Justice untuk Kakek Mujiran
• 29 menit lalujpnn.com
Berhasil disimpan.