Baku Tembak Meletus di Dekat Gedung Putih, 1 Orang Tewas dan Seorang Lainnya Terluka, Pelaku Penembakan Sebelumnya Sudah Diperintahkan “Menjauh”

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Sekitar pukul 18.00 pada Sabtu (23 Mei), tiba-tiba terdengar hingga 30 suara tembakan di dekat Gedung Putih, sehingga area tersebut langsung memasuki status lockdown darurat.

Menurut aparat penegak hukum, seorang pria bersenjata yang sebelumnya telah dikenai “stay-away order” atau perintah untuk menjauh dari area tertentu, terlibat baku tembak dengan personel Dinas Rahasia AS atau Paspampres AS di luar Gedung Putih sebelum akhirnya tertembak dan tewas. Seorang pejalan kaki juga ikut menjadi korban dalam insiden tersebut.

Kejadian berlangsung di pos pemeriksaan di persimpangan 17th Street Northwest dan Pennsylvania Avenue, tepat di dekat kompleks Gedung Putih. Seorang pria bersenjata mendekati lokasi dan melepaskan tembakan ke arah petugas yang berjaga.

Unit berseragam United States Secret Service segera merespons setelah menerima laporan dan bergerak cepat ke lokasi.

Menurut laporan CNN, aparat penegak hukum mengatakan bahwa dari dua korban yang terluka, satu orang diduga merupakan warga sipil yang kebetulan berada di lokasi, sementara satu lainnya adalah tersangka penembakan. Penyidik juga menemukan sepucuk pistol yang diyakini milik tersangka.

Dinas Rahasia kemudian menyatakan bahwa pria bersenjata itu melepaskan tembakan ke arah aparat ketika mendekati pos pemeriksaan di luar Gedung Putih, sebelum akhirnya ditembak mati oleh personel Secret Service.

Laporan tersebut menyebutkan bahwa setelah tertembak, pelaku dibawa ke George Washington University Hospital. Disebutkan pula bahwa kondisi mental tersangka “tidak stabil”, dan sebelumnya pihak berwenang telah mengeluarkan “stay-away order” terhadap dirinya.

Seorang reporter CNN mengatakan bahwa ketika penembakan terjadi, para wartawan yang berada di area North Lawn segera dibawa masuk ke ruang konferensi pers Gedung Putih untuk berlindung. Penguncian baru dicabut setelah pukul 18.45 waktu setempat.

Saat kejadian berlangsung, Presiden Trump sedang berada di kediaman Gedung Putih untuk menjalankan tugas resmi.

Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI), Kash Patel, menulis di platform X bahwa personelnya “telah tiba di lokasi untuk membantu Secret Service menangani insiden penembakan di dekat Gedung Putih. Kami akan terus memberikan informasi terbaru kepada publik sebisa mungkin.”

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai dan Sayuran Naik Hingga Dua Kali Lipat, Warga Makassar Keluhkan Turunnya Nilai Uang
• 40 menit lalukompas.id
thumb
Hiu Gangga yang nyaris punah ditemukan lagi di Sungai Sesayap Kaltara
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Imigrasi Ungkap Kasus TPPO Lintas Negara Periode 2023-2025 Turun 65,92%
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
PDHI dan ICA Soroti Dugaan Klinik Hewan Ilegal di Kasus Matinya Kucing Noci
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
BCA Pastikan Tidak Ada Kebocoran Data Nasabah, Imbau Waspada Modus Penipuan
• 23 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.