JAKARTA, KOMPASTV - Kebijakan ekspor sumber daya alam satu pintu yang diumumkan pemerintah dinilai menjadi salah satu sentimen yang menekan pasar saham domestik dalam beberapa pekan terakhir.
Kebijakan tersebut mencakup komoditas batu bara, crude palm oil (CPO), hingga fero alloy atau paduan besi.
CEO Edvisor Profina Visindo, Praska Putranteo, mengatakan tekanan terhadap IHSG sebenarnya dipicu oleh akumulasi sejumlah sentimen negatif, bukan semata-mata kebijakan ekspor satu pintu.
“Dalam sepekan terakhir IHSG turun cukup dalam, sekitar minus 8,35 persen. Secara month to date sepanjang Mei bahkan sudah terkoreksi lebih dari 11 persen,” kata Praska di dialog Kompas Bisnis, Senin (25/5/2026).
Menurut Praska, kebijakan ekspor satu pintu kemudian dinilai semakin menambah ketidakpastian di pasar.
Investor khawatir kebijakan baru tersebut dapat memunculkan tantangan birokrasi dan mengurangi fleksibilitas transaksi ekspor-impor bagi emiten, terutama sektor batu bara dan CPO.
“Tujuan pemerintah sebenarnya baik, untuk meningkatkan pendapatan negara dan mencegah under invoicing maupun transfer pricing. Namun pasar melihat ada potensi gangguan terhadap fleksibilitas bisnis dan kinerja emiten,” katanya.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Joshua
#ihsg #ekspor1pintu
Baca Juga: Pemerintah Salurkan Bantuan PIP Anak Sekolah, Siswa SMA dan SMK Terima Rp1,8 Juta
Penulis : Yuilyana
Sumber : Kompas TV
- ekonomi
- ekspor
- ihsg





