JAKARTA, KOMPAS.TV - Pasangan pengantin korban dugaan penipuan penyelenggara pernikahan atau Wedding Organizer (WO) Marwah, Feny dan Aldi mendatangi ke Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim), Minggu (24/5/2026) malam.
Kedatangan pasangan pengantin ini untuk melaporkan kasus dugaan penipuan yang mereka alami.
Akibat dugaan penipuan oleh WO yang mereka gunakan jasanya, korban mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah setelah pihak WO tidak menyediakan seluruh kebutuhan pernikahan yang sudah dipesan atau dibooking.
"Kerugiannya Rp85.500.000 (delapan puluh lima juta lima ratus ribu rupiah)," kata Feni di Jaktim, Minggu, sebagaimana laporan jurnalis KompasTV, Harko Sutiono.
Feni mengaku mendapat informasi mengenai WO Marwah dari Instagram. Usai mendapat informasi, Feni pun menanyakan daftar harga jasa WO tersebut.
Baca Juga: Waspada Modus Baru Penipuan Daftar Nikah Gunakan Logo Kemenag dan QRIS Palsu
Ia menjelaskan, ada beberapa paket yang ditawarkan pihak WO. Feni pun memesan jasa WO tersebut. Ia mengaku awalnya melakukan pembayaran uang muka terlebih dahulu kepada pihak WO.
Setelah melakukan pembayaran uang muka, Feni mengatakan dirinya mendatangi secara langsung acara WO Marwah.
Setelah dari acara itu, Feni mengaku dihubungi pihak WO untuk menanyakan info lainnya. Ia mengaku sempat melakukan fitting dua kali.
"Setelah melakukan fitting, lanjut melakukan pembayaran bertahap sampai dengan lunas. Pelunasannya itu ada di awal April kalau nggak salah," ungkapnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- penipuan
- penipuan wo
- wo
- wedding organizer
- penipuan wedding organizer





