Laga penutup Premier League musim 2025/26 menghadirkan drama besar di papan bawah klasemen. Tottenham Hotspur memastikan bertahan di kasta tertinggi.
Sementara West Ham United harus menerima kenyataan pahit terdegradasi ke Championship setelah 14 tahun berada di kasta tertinggi.
Spurs menjalani laga krusial melawan Everton dengan tekanan tinggi, hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi mereka di klasemen. Situasi itu sempat membuat tensi pertandingan meningkat sejak awal.
Gol penentu Spurs lahir pada akhir babak pertama melalui Joao Palhinha yang memanfaatkan bola muntah hasil sundulannya yang membentur tiang.
Di sisi lain, West Ham yang tengah berjuang di laga lain menghadapi Leeds United, sempat mendapat harapan setelah unggul sementara lewat gol Valentín Castellanos.
Namun, kemenangan yang diraih Spurs membuat hasil West Ham tidak lagi cukup untuk menyelamatkan mereka. Meski kemudian menambah gol melalui Jarrod Bowen dan Callum Wilson, posisi The Hammers tetap tidak berubah hingga peluit akhir.
West Ham akhirnya dipastikan turun kasta bersama dua klub lain yang juga terdegradasi musim ini, yakni Burnley dan Wolverhampton Wanderers.
Di kubu Tottenham, musim penuh tekanan ini berakhir dengan kelegaan besar setelah sempat berada di zona bawah klasemen dalam beberapa periode kompetisi.
Klub London utara itu disebut mengalami kebangkitan performa di bawah pelatih baru Roberto De Zerbi yang baru datang pada akhir Maret.(saf/rid)




