Jumlah jemaah haji 2026 dari luar negeri yang mendarat di Arab Saudi lebih banyak dibandingkan tahun 2025 meskipun ada krisis Timteng yang dikhawatirkan mengganggu penerbangan.
Direktur Paspor [Imigrasi] Arab Saudi, Mayor Jenderal Dr. Saleh bin Saad Al-Murabba, mengumumkan hingga Jumat, 23 Mei 2025, jumlah jemaah asing yang tiba di Tanah Suci mencapai 1.518.153, melampaui jumlah tahun lalu.
Adapun rincian transportasi yang mereka gunakan:
1.457.514 via udara
54.141 via darat
6.497 via laut
“Meski terjadi gangguan luas pada lalu lintas penerbangan regional, maskapai-maskapai penerbangan Teluk berhasil pulih dan kembali mengangkut jemaah dengan momentum yang kuat,” lapor media Al Mayaadeen, Senin (25/5).
Krisis Timteng terjadi akibat serangan koalisi AS-Israel terhadap Iran sejak 28 Februari 2026 yang membuat Iran melakukan serangan balasan. Krisis ini berdampak global hingga kini.
Adapun jumlah jemaah haji internasional yang diumumkan tersebut diperkirakan akan terus meningkat menjelang dimulainya rangkaian resmi ibadah haji pada Senin (25/5), yaitu Hari Tarwiyah.
Tahun 2025, total jumlah jemaah haji mencapai 1.673.320 orang, termasuk 1.506.576 jemaah dari luar Arab Saudi.
Adapun Indonesia merupakan penyumbang jemaah luar negeri terbanyak, tahun ini mencapai 221 ribu orang.
Ibadah haji, salah satu dari lima rukun Islam, wajib dilaksanakan setidaknya sekali oleh setiap muslim yang mampu.





