JAKARTA, KOMPAS.com - Di usianya yang masih muda dan duduk di bangku kuliah, Gen Z bernama Hanan (21) sudah memiliki pendapatan ratusan juta rupiah.
Hal itu disebabkan karena ia memiliki bisnis peternakan kambing yang dikembangkan bersama ayahnya.
Berada di tengah kompleks perumahan Taman Tridaya Indah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, peternakan Hanan sudah berhasil menjual lebih dari 50 ekor kambing jelang Hari Raya Idul Adha 2026.
Jenis kambing yang dijual juga beragam dengan bobot dan harga yang berbeda-beda pula, kisaran Rp 2,5 hingga Rp 5 juta.
Baca juga: Nekat Ternak Kambing di Tengah Komplek, Gen Z di Bekasi Buktikan Kandang Modern Bebas Bau
Apabila dihitung rata-rata satu kambing dijual seharga Rp 3 juta, maka omzetnya menjelang Idul Adha sudah hampir Rp 200 juta.
"Kita ambil rata-rata harga Rp 3 juta rupiah per ekor. Jadi 51 dikali Rp 3 juta, omzetnya sudah sekitar Rp 150 juta sampai Rp 170 juta rupiah," tutur Hanan ketika diwawancarai Kompas.com, Jumat (22/5/2026).
Manfaatkan Media sosial
Gen Z itu bilang, bisa menjual lebih dari 50 ekor kambing, karena memanfaatkan media sosial Instagram dan TikTok.
Hanan mulai aktif membuat konten media sosial sejak tahun 2023.
Selain untuk mempromosikan hewan ternaknya, ia juga ingin memberitahu ke masyarakat luas bahwa Gen Z juga bisa diandalkan ketika terjun ke dunia peternakan.
Lewat konten media sosialnya itu, ia juga ingin menginspirasi pemuda lain agar tidak gengsi untuk terjun ke dunia peternakan.
"Di Indonesia, keterlibatan Gen Z di peternakan baru sekitar 20 persen, karena itu inovasinya minim karena kebanyakan dikelola oleh generasi yang lebih tua," sambung dia.
Oleh sebab itu, setiap konten di media sosialnya @hananfarm_ digarap dengan sangat serius dan memiliki tim kreatif, editor, serta kameramen sendiri.
Tak sekadar membuat konten, di tahun ini Hanan juga baru mencoba Live TikTok untuk mempromosikan dagangan kambingnya.
Baca juga: Gagal Masuk Kampus Impian, Gen Z di Bekasi Pilih Jadi Peternak Kambing di Komplek
Menjelang Idul adha, ia rutin live TikTok setiap malam sekitar pukul 20.00 WIB hingga 23.00 WIB, setelah aktivitas di kampusnya selesai.
"Baru sekitar tujuh hari saya live TikTok, animonya luar biasa. Dari 96 ekor stok tahun ini, sudah laku 51 ekor dalam waktu singkat. Padahal Idul adha masih seminggu lagi," jelas Hanan.