DPR Minta KBIHU Tidak Ambil Alih Peran Kemenhaj dalam Pengelolaan Tenda Haji

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) tidak mengambil alih peran Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terkait pengelolaan fasilitas tenda jamaah haji di Arab Saudi.

DPR Soroti KBIHU yang Patok Kaveling Tenda

Dini mengatakan KBIHU seharusnya fokus memberikan pendampingan ibadah kepada jamaah, bukan mengatur penempatan tenda secara sepihak.

“Kalau memang ada oknum KBIHU yang melakukan pelanggaran, tentu harus dievaluasi dan ditindak sesuai aturan yang berlaku agar tidak merugikan jamaah,” ujar Dini di Jakarta, Senin.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas temuan adanya KBIHU yang memasang penanda khusus pada tenda jamaah haji.

Menurut dia, semua pihak harus menjalankan tugas sesuai kewenangannya agar tidak membingungkan jamaah selama pelaksanaan ibadah haji.

Dini menegaskan KBIHU perlu kembali memahami regulasi dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Dalam aturan tersebut, KBIHU memiliki fungsi utama memberikan bimbingan dan pendampingan ibadah sesuai standar pemerintah.

Kemenhaj Sudah Siapkan Tenda Secara Optimal

Dini menilai Kemenhaj telah mempersiapkan fasilitas tenda untuk puncak haji secara optimal, mulai dari kapasitas hingga kelayakan fasilitas.

“Kenyamanan jamaah terus menjadi perhatian dalam persiapan jelang puncak haji, meskipun masih terdapat oknum-oknum nakal yang mencoba memanfaatkan situasi terkait fasilitas tenda,” katanya.

Komisi VIII DPR RI juga memastikan akan terus melakukan pengawasan agar fasilitas tenda yang disediakan benar-benar sesuai standar kenyamanan jamaah Indonesia.

Sebelumnya, Kemenhaj mencopot penanda yang dipasang sepihak oleh sejumlah KBIHU pada tenda di Arafah pada Kamis (21/5).

Kemenhaj juga menegur syarikah yang membiarkan pemasangan penanda tersebut, termasuk pada tenda yang dikelola Rakeen dan Duyuful Bait.

Dalam sejumlah tempelan di pintu tenda, KBIHU bahkan mencantumkan logo syarikah agar terlihat sebagai penempatan resmi.

Tahun ini, kuota jamaah haji Indonesia mencapai 221 ribu orang yang terdiri atas 203.320 jamaah reguler dan 17.680 jamaah haji khusus.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
2 Tahun Berlalu, Kasus Siswi SLB Dihamili Teman Sekelas di Kalideres Tak Kunjung Tuntas
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Penilaian Khusus KDM untuk Persib Bandung, Gubernur Jabar itu Bersyukur: Klub yang Profesional
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Tottenham bertahan di Liga Inggris musim depan usai kalahkan Everton
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Erling Haaland Raih Sepatu Emas Liga Inggris 2025/26 usai Cetak 27 Gol
• 10 jam lalupantau.com
thumb
IHSG Diproyeksi Menguat ke 6.252, Investor Mulai Respons Trump soal Selat Hormuz
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.