Wakil Kepala BGN Bantah Kena OTT, Muncul dan Bilang Begini

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya akhirnya buka suara terkait isu dirinya disebut terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh aparat penegak hukum.

Isu tersebut sebelumnya ramai beredar di grup-grup WhatsApp (WAG) hingga memicu spekulasi publik. Namun, Sony membantah keras kabar tersebut dan menegaskan dirinya masih aktif menjalankan tugas seperti biasa.

Baca Juga :
1.152 Dapur MBG Masih Disetop Sementara, BGN: Kualitas Layanan Harus Sesuai Standar Nasional
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu Menu MBG, Tujuannya buat Pengawasan Kualitas Makanan

Bahkan, Sony menyampaikan bantahan itu langsung saat berada di Bareskrim Polri usai melakukan koordinasi dengan Satgas MBG Polri terkait kasus dugaan jual beli Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” kata Sony, di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Sebelumnya, kabar mengenai Wakil Kepala BGN terkena OTT beredar luas sejak Kamis malam, 21 Mei 2026. Informasi itu menyebar cepat di aplikasi percakapan WhatsApp dan menjadi perbincangan publik.

Bantahan serupa juga datang dari Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna. Ia memastikan tidak ada operasi tangkap tangan terhadap Wakil Kepala BGN seperti yang ramai diisukan.

“Gak ada,” kata Anang saat dikonfirmasi.

Selain itu, hingga kini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga tidak mengeluarkan informasi ataupun pemberitahuan terkait penanganan kasus korupsi yang menyeret Wakil Kepala BGN sebagaimana isu OTT yang sempat viral tersebut.

Baca Juga :
BGN Bongkar Penipuan Jual Beli Titik Dapur MBG di Batam, Sejumlah Dokumen Diamankan
Kejagung Harus Usut Tuntas Beking Kasus Suap Bos Tambang Aseng
BGN Sebut Program MBG Serap 1,28 Juta Pekerja

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Analisis Peneliti soal Trump Klaim Damai dengan Iran Hampir Final, AS Mengalah soal Nuklir?
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Kronologi Pengantin di Bekasi Ditipu WO: Rp 85 Juta Raib, Gedung Belum Lunas
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Pemkot Bandung Catat 122 Korban Kecelakaan dan 2 Kasus Kekerasan Selama Konvoi Persib
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BPJPH ingatkan pelaku usaha jalankan Wajib Halal pada Oktober
• 21 menit laluantaranews.com
thumb
Pria di Lampung Tewas Ditembak karena Persoalan Utang, Pelaku Menyerahkan Diri
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.