Probolinggo, tvOnenews.com - Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jawa Timur bersama Satlantas Polres Probolinggo Kota kembali mendalami penyebab kecelakaan maut yang melibatkan rombongan anggota DPR RI di Tol Pasuruan-Probolinggo. Olah TKP di ini melibatkan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dan peralatan pemindai tiga dimensi atau 3D Scanner, Senin (25/5).
Dalam proses olah TKP yang dilaksanakan Senin (25/5) petugas merekam enam titik lokasi kecelakaan, mulai dari titik awal laju kendaraan hingga lokasi benturan kedua kendaraan yang terlibat. Demi memaksimalkan proses pemindaian, arus lalu lintas menuju arah barat sempat dihentikan sementara.
“Pada hari ini kami melanjutkan olah TKP yang sebelumnya telah dilakukan Satlantas Polres Probolinggo Kota dengan menurunkan Tim TAA. Tujuannya untuk mengetahui kecepatan kendaraan Innova saat kecelakaan terjadi,” ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Septa Firmansyah.
Selain memetakan lokasi kejadian, petugas juga melakukan pemindaian terhadap dua kendaraan yang terlibat kecelakaan. Kedua kendaraan tersebut berada di Rest Area dan Exit Tol Tongas. Proses pemindaian menggunakan alat 3D Scanner berlangsung cukup cepat karena kondisi lalu lintas di sekitar lokasi relatif lancar dan area kejadian tidak terlalu luas.
“Dari hasil analisa sementara di lapangan serta keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga dipicu sopir Innova yang mengantuk akibat kelelahan setelah beraktivitas. Hasil olah TKP ini nantinya juga akan menjadi dasar dalam penetapan tersangka,” tambah AKBP Septa Firmansyah.
Sebelumnya, mobil rombongan anggota DPR RI jenis Toyota Innova bernopol N 1297 NB mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo, wilayah Kecamatan Wonomerto, pada Sabtu sore (23/5). Dua penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Toyota Innova yang dikemudikan Mahrus Ali (36), warga Kecamatan Paiton, melaju membawa anggota DPR RI Muhammad Hilman Mufidi (25) bersama dua staf pendamping, yakni Alex Anwaruh (25) dan Adinda Najwa (26), warga Tangerang. Saat melaju di Tol Paspro arah Surabaya, kendaraan tersebut diduga menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.
Akibat kecelakaan itu, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Muhammad Hilman Mufidi dan sopir kendaraan mengalami luka-luka. (wso/ias)




