Pemilik WO Marwah Catering Menghilang Tanpa Kabar Usai Janji Ganti Rugi

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kasus dugaan penipuan wedding organizer (WO) Marwah Catering Service yang membatalkan resepsi pernikahan sepasang pengantin kini resmi ditangani pihak berwajib. Pemilik WO berinisial R dilaporkan menghilang setelah sempat menjanjikan ganti rugi.

Kasat Reskrim Polres Jaktim, Bayu Kurniawan menjelaskan, sebelum acara pernikahan digelar, korban sebenarnya sudah sempat menemui pihak WO. Saat pertemuan tersebut, pelaku sempat menjanjikan ganti rugi, namun ujungnya malah kabur tanpa kejelasan.

"Korban saya tanyakan, jadi sebelum berlangsung pernikahan, korban sempat menemui si pihak WO, dia sempat menemui, seperti itu, sebelum pernikahannya berlangsung. Nggak ada kabar, dan hilang," ungkap Bayu kepada wartawan, Senin (25/5).

Bayu mengatakan, terduga pelaku kini telah memutus seluruh akses komunikasi dengan pihak korban.

"Kalau dari korban seperti itu. Jadi si pemilik sudah nggak bisa dihubungi sama dia, si pemilik WO inisial R namanya," tambahnya.

Akibat insiden penipuan ini, korban yang telah membuat laporan resmi ditaksir menderita kerugian materi yang cukup besar.

"Sesuai LP, Rp 84 juta kalau nggak salah," sebut Bayu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Jaktim langsung bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna menggali keterangan.

"Korban baru buat laporan polisi sore kemarin. LP (Laporan Polisi) sudah dibuat, otomatis kita melakukan kegiatan penyelidikan terlebih dahulu. Kita sudah mengklarifikasi tiga orang saksi, terdiri dari dua korban suami istri, sama satu itu saudara si pengantin perempuan," urainya.

Sebagai langkah awal penyelidikan, polisi juga menjadwalkan pengecekan langsung ke sebuah lokasi di kawasan Jakarta Garden City (JGC) yang diklaim sebagai kantor dari WO tersebut.

"Kita rencana hari ini mau mengecek terlebih dahulu, kan katanya kantornya ada di JGC. Kita mau cek kantornya di JGC seperti apa," kata Bayu.

Pengecekan TKP ini dilakukan berdasarkan keterangan korban yang mengaku pernah melakukan fitting baju pernikahan di lokasi tersebut.

"Katanya kan si korban sempat fitting baju di kantornya di JGC. Kita mau cek dulu ke sana, bener nggak ada kantornya di sana. Dalam rangka mencari informasi juga, karena baru kemarin baru kita terima laporannya," lanjutnya.

Peristiwa ini terjadi usai sepasang pengantin terpaksa membatalkan resepsi dan hanya menggelar akad seadanya di Gedung Islamic Center, Kota Bekasi, pada Sabtu (23/5). Kala itu, mempelai wanita mengaku kecewa lantaran pihak WO tidak hadir menyelenggarakan acara sehingga tidak ada dekorasi, katering, hingga dokumentasi pada hari bahagianya tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
26 RT di Jaktim Masih Terendam Banjir Pagi Ini
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Harga Emas Antam Naik Rp 30 Ribu, Jadi Rp 2.803.000 per Gram Hari Ini
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Gagal Resepsi dan Rugi Rp 85 Juta
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Jelang Puncak Haji, Amirulhaj Ingatkan Jamaah Prioritaskan Kesehatan
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Komplotan Pencuri Rumah Kosong di Makassar Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Kalimantan
• 16 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.