Hong Kong: Pesawat Cathay Pacific rute Brisbane-Hong Kong mengalami turbulensi saat mendekati Bandara Internasional Hong Kong pada Sabtu pagi, 23 Mei 2026. Insiden tersebut menyebabkan 10 orang mengalami luka-luka.
Penerbangan CX156 yang menggunakan pesawat Airbus A350-900 itu tetap berhasil mendarat dengan selamat. Petugas medis kemudian memeriksa enam awak kabin dan empat penumpang yang dilaporkan terluka.
Sebanyak delapan orang dibawa ke Rumah Sakit North Lantau di Tung Chung untuk mendapatkan perawatan. Sementara dua orang lainnya mendapat penanganan medis di bandara.
Dalam pernyataannya, Cathay Pacific mengatakan penumpang dan awak kabin yang merasa tidak sehat telah menerima “tingkat perawatan terbaik”. Maskapai juga menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada pihak yang terdampak.
Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi dapur pesawat yang berantakan. Beberapa wadah minuman dan troli makanan tampak terjatuh akibat guncangan kuat. Troli Makanan Terlempar ke Awak Kabin Media Australia Broadcasting Corporation melaporkan seorang pebisnis asal Cairns, Nicholas Stevenson, mengatakan pesawat tiba-tiba mengalami penurunan drastis saat turbulensi terjadi.
“Pesawat tiba-tiba turun,” kata Stevenson. Ia juga menyebut penumpang berteriak dan panik ketika guncangan terjadi.
Menurut Stevenson, turbulensi muncul saat awak kabin mulai menyajikan sarapan dalam penerbangan malam tersebut. Ia mengatakan banyak penumpang tidak mengenakan sabuk pengaman karena tanda sabuk pengaman belum dinyalakan.
Stevenson menambahkan pesawat sempat turun dua kali dalam waktu singkat. “Siapa pun yang tidak mengenakan sabuk pengaman sampai membentur atap kabin,” ujarnya, dikutip dari media Asiaone, Senin, 25 Mei 2026.
Ia mengatakan awak kabin menjadi pihak yang paling terdampak karena troli makanan terlempar ke arah mereka saat pesawat terguncang.
Pilot pesawat dilaporkan sempat meminta maaf kepada penumpang dan menjelaskan bahwa pesawat memasuki sistem cuaca yang muncul tanpa banyak peringatan.
Otoritas Investigasi Kecelakaan Udara Hong Kong akan menyelidiki insiden tersebut. Cathay Pacific menyatakan akan bekerja sama penuh dengan pihak berwenang terkait penyelidikan itu. (Keysa Qanita)
Baca juga: Pesawat Delta Airlines Mendarat Darurat di Minneapolis Akibat Turbulensi




