SMBC (BTPN) Lepas Portofolio Kredit Pensiunan kepada BBTN Senilai Rp19,9 Triliun

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sepakat melepas portofolio kredit untuk segmen pensiunan dan calon pensiunan kepada BBTN senilai Rp19,9 triliun.

PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sepakat melepas portofolio kredit untuk segmen pensiunan dan calon pensiunan kepada BBTN senilai Rp19,9 triliun. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sepakat melepas portofolio kredit untuk segmen pensiunan dan calon pensiunan kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN). Portofolio kredit tersebut dikelola dan disalurkan melalui PT TASPEN (Persero) dan ASABRI.

Bank SMBC dan BTN resmi menandatangani dua perjanjian  pada 22 Mei 2026. Keduanya yakni Perjanjian Pengalihan Portofolio Bersyarat (Conditional Portfolio Transfer Agreement atau CPTA) di mana SMBC setuju untuk menjual dan mengalihkan portofolio pinjaman sehubungan dengan pensiunan dan pra-pensiunan yang dikelola oleh TASPEN kepada BTN selaku pembeli.

Baca Juga:
SMBC Indonesia (BTPN) Bagikan Dividen Rp101 Miliar, Permodalan Sehat Jadi Fondasi

Kedua, Perjanjian Pengalihan Aset Pinjaman Bersyarat (Conditional Loan Asset Transfer Agreement atau CLATA) di mana SMBC setuju untuk menjual dan mengalihkan aset pinjaman pensiunan dan pra-pensiunan yang dikelola oleh ASABRI dan dana pensiun lainnya.

CPTA dan CLATA itu merupakan rangkaian transaksi yang akan dilaksanakan. Kedua dokumen tersebut mengatur mulai dari objek transaksi hingga syarat-syarat pendahuluan yang wajib dipenuhi sebelum penyelesaian transaksi.

Baca Juga:
Kredit Bertumbuh, SMBC Indonesia Pilih Ekspansi Selektif di Awal 2026

"Total nilai transaksi CPTA dan transaksi CLTA adalah sebesar Rp19,9 triliun atau setara dengan 46,3 persen nilai ekuitas perseroan per 31 Desember 2025," kata Sekretaris Perusahaan SMBC, Eneng Yulie Andriani dalam keterbukaan informasi, Senin (25/5/2026).

Dengan pengalihan portofolio tersebut, nantinya BTN akan mengelola pinjaman untuk ASN dan TNI/Polri yang mendekati masa pensiun dan pensiunan yang disalurkan lewat TASPEN dan ASABRI. Langkah ini cukup strategis bagi kedua bank di mana SMBC berniat mengurangi eksposur pada bisnis pensiunan abdi negara.

Sementara itu, BTN yang merupakan bagian dari Himbara memilih ekspansi ke segmen tersebut untuk memperbesar aset kredit sekaligus diversifikasi di luar KPR. Segmen ini dinilai bersifat captive market karena pembayaran cicilan umumnya dipotong langsung dari gaji maupun manfaat pensiun bulanan.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disomasi Pihak PH Lantaran Tak Promosikan Film, Ratu Sofya Beri Pembelaan
• 3 jam lalucumicumi.com
thumb
Kriminal kemarin, pria lansia tusuk istri hingga hoaks prostitusi anak
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Mendag Targetkan Revisi Aturan E-Commerce Rampung Pekan Ini
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Jadwal Pembagian Dividen Sinar Mas Agro (SMAR) Rp775,49 Miliar
• 9 jam lalubisnis.com
thumb
Bareskrim Polri Pastikan Blackout Sumatera Bukan Sabotase
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.