Tambang Emas Ilegal di Angola Longsor, 28 Orang Tewas

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sebanyak 28 orang, termasuk 13 anggota dari satu keluarga, meninggal dunia dan dua lainnya masih belum ditemukan, setelah tambang emas ilegal di Angola barat laut longsor, kata polisi setempat, Sabtu 23 Mei 2026.

"Sebanyak 28 orang tewas, termasuk 13 di antaranya dari satu keluarga, dan dua lainnya hilang setelah tambang untuk memproduksi mineral strategis ilegal seperti emas, longsor," kata juru bicara Kepolisian Gaspar Luis Inacio kepada stasiun radio RNA.

Baca Juga :
Polisi Usut Kasus 9 Pekerja Tambang Tewas Tertimbun Longsor di Sumbar
Sembilan Penambang Emas Ilegal Tewas Tertimbun Longsor di Sumbar

Menurutnya, operasi pencarian dan penyelamatan di lokasi kejadian masih berlangsung.

Tiga orang yang terluka saat ini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Pusat Bengo dan dalam kondisi stabil, kata petugas pengawas kesehatan terkait, Francisco Rodrigues kepada RNA.

Para penyintas mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 70 penambang di lokasi selama terjadi longsor.

Angola adalah negara yang kaya akan sumber daya alam di pesisir barat daya Afrika. Angola memiliki cadangan minyak dan berlian yang melimpah. 

Angola dijajah oleh Portugal selama 400 tahun, dimulai dengan berdirinya koloni pada 1575 ketika penjelajah Paulo Dias de Novais mendirikan pemukiman di Luanda, ibukota Angola saat ini.

Setelah lepas dari penjajahan Portugal sejak abad ke -15, Angola merdeka pada 11 November 1975, namun terjebak dalam perang saudara yang berlangsung sengit selama lebih dari dua dekade hingga akhirnya tercapai perdamaian penuh pada tahun 2002. 

Setelah pulih dari perang saudara yang panjang, Angola bertransformasi menjadi salah satu ekonomi terbesar di Afrika. Angola gencar membangun infrastruktur dan menjalin kemitraan ekonomi global yang kuat. (Ant)

Baca Juga :
Tragis, Lansia Tewas Tertimbun Longsor saat Membersihkan Gorong-gorong di Cianjur
Hujan Deras Picu Rentetan Bencana di Bogor, Terbanyak Longsor
Sebelum jadi Tersangka, Eks Kadis LH Sudah Diingatkan dari 2024 soal Sampah Bantargebang

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tambang Emas Ilegal di Angola Longsor, 28 Orang Tewas
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
3 Tim Elite Gagal Lolos Liga Champions, Chelsea Paling Tragis
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
[FULL] Budiman, PDIP dan Ekonom Bicara Pidato Ekonomi Presiden Prabowo, MBG-Kopdes Merah Putih
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
KINO Tetapkan Dividen Tunai Sebesar Rp62 Miliar, Ini Jadwal Pencairannya
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Gubernur Aceh Dorong Percepatan Bangun Jembatan hingga Sekolah Pascabencana
• 15 menit lalukumparan.com
Berhasil disimpan.