JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel membacakan nota pembelaan atau pledoi pribadinya terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kemnaker.
Di hadapan majelis hakim, Noel membuka pledoinya dengan mengakui kesalahannya, serta menyampaikan penyesalannya ihwal perkara yang menjeratnya tersebut.
"Di hadapan yang mulia, saya ingin memulai dengan kalimat yang paling sederhana, paling langsung dan paling jujur, saya salah," ucapnya di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
"Saya mengakui salah, saya menyesal."
Baca Juga: Bacakan Pleidoi, Kuasa Hukum Bantah Tudingan Seolah-Olah Noel Pelaku Utama di Kasus K3
Noel mengaku menyesal lantaran seharusnya ia sebagai pejabat publik dapat menjaga amanat dengan lebih baik dan lebih hati-hati.
"Saya menyesal karena sebagai pejabat publik saya seharusnya menjaga amanat dengan jauh lebih baik, lebih hati-hati," ujar Noel.
"Saya seharusnya lebih waspada terhadap setiap ruang, setiap relasi, setiap komunikasi, setiap lingkungan jabatan, dan setiap keadaan yang dapat menimbulkan persoalan, serta melukai kepercayaan masyarakat."
Lebih lanjut, Noel juga menuturkan tidak akan membenarkan kesalahannya tersebut. Dirinya juga tidak akan merendahkan proses hukum, serta tidak akan meyerang pihak manapun.
"Hari ini saya hanya ingin menyampaikan perjalanan hidup saya, nilai yang membentuk saya, kerja yang pernah saya lakukan, penyesalan yang saya rasakan, serta permohonanan agar Yang Mulai berkenan mempertimbangkan diri saya sebagai manusia secara utuh," tuturnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- immanuel ebenezer
- noel
- pledoi noel
- kasus pemerasan sertifikasi k3
- korupsi





