Polda Riau melalui Satgas Darurat Jembatan mengebut pembangunan dan renovasi jembatan di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Dari empat jembatan yang ada, Satgas Polda Riau dan Polres Kuansing telah menyelesaikan pembangunan sepanjang 50 meter di Kecamatan Kuantan Tengah.
Dansat Brimob Polda Riau selaku Kasatgas Darurat Jembatan, Kombes I Ketut Gede Adi Wibawa, menjelaskan bahwa pengerjaan jembatan-jembatan ini dilakukan secara serentak di empat lokasi strategis dengan melibatkan personel Polsek jajaran, Sat Brimob Polda Riau, teknisi, serta tukang profesional.
Dari empat proyek tersebut, salah satunya adalah jembatan penghubung antara Desa Bandar Alai dan Desa Pintu Gobang Kari, Kecamatan Kuantan Tengah. Renovasi jembatan dengan panjang 50 meter ini telah rampung 100 persen pada Minggu (24/5).
Jembatan tersebut menjadi salah satu ikon Pacu Jalur. Letaknya membentang di atas Sungai Kuantan yang selama ini digunakan untuk event Pesta Pacu Jalur.
"Progres renovasi dan perbaikan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Pintu Gobang Kari dan Desa Bandar Alai Kari dipastikan telah selesai sepenuhnya (100 persen), tinggal tiga lagi yang di Kuansing," kata Kombes Ketut dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Pengerjaan di lokasi ini melibatkan 10 personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek, Brimob, dan teknisi. Pada tahap akhir, petugas sukses merampungkan pengecatan tiang jembatan serta memasang lantai seng plat sepanjang kurang lebih 50 meter. Kini, fasilitas penyeberangan tersebut sudah siap digunakan secara aman oleh masyarakat sekitar.
Sementara itu, pembangunan jembatan di Desa Kampung Baru Sentajo sudah hampir selesai. Hampir menyusul rampung, proyek jembatan di Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, saat ini telah mencapai progres 99 persen.
Dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator, fokus pengerjaan pada akhir pekan ini adalah melakukan pembersihan total di sekeliling area jembatan. Jembatan ini diprediksi akan selesai total dan diresmikan dalam waktu dekat.
Di Desa Jaya dan Desa Munsalo, petugas masih fokus melakukan pengerjaan pondasi gapura yang saat ini memasuki 49 persen. Sebanyak 10 personel gabungan dari Polsek, Brimob, dan teknisi dikerahkan ke lokasi ini. Menggunakan peralatan manual seperti cangkul dan sekop, tim di lapangan tengah berfokus pada pengerjaan dan pemantapan pondasi struktural gapura jembatan.
Untuk proyek berskala besar yang menghubungkan Desa Pulau Komang Sentajo (Kecamatan Sentajo Raya) dengan Desa Sawah (Kecamatan Kuantan Tengah), progres pengerjaan saat ini berada di angka 30 persen.
Mengingat jembatan ini menjadi jalur penghubung penting antar-kecamatan, pengerjaan difokuskan pada penguatan struktur besi dan pengecoran berat, meliputi pengelasan penyambungan dan pemasangan besi IWF serta UNP sebagai bantalan jembatan; pengelasan pada pipa tiang jembatan, dan pembuatan rangka besi, tapak, hingga pengecoran pada tiang jembatan (sponeng).
(mea/dhn)





