Jogja Financial Festival 2026 Jadi Ajang Edukasi Literasi Keuangan

tvonenews.com
2 minggu lalu
Cover Berita

Yogyakarta, tvOnenews.com - Askrindo memperkuat edukasi literasi dan inklusi asuransi melalui partisipasinya dalam Jogja Financial Festival 2026 di Jogja Expo Center (JEC) pada 22–24 Mei 2026 kemarin.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perlindungan finansial, khususnya di kalangan generasi muda.

Dalam festival tersebut, Askrindo bersama Indonesia Financial Group menghadirkan berbagai aktivitas edukasi dan activation booth bertema proteksi keuangan. 

Pengunjung diajak memahami pengelolaan risiko finansial melalui permainan interaktif dan aktivitas edukatif yang dikemas lebih sederhana dan mudah dipahami.

Program ini juga dimanfaatkan untuk mengenalkan sejumlah produk asuransi mikro dengan premi terjangkau seperti Asuransi Kecelakaan Diri, Asuransi Mikro Usahaku, dan Asuransi Mikro Rumahku.

Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran, mengatakan peningkatan literasi dan inklusi asuransi menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan finansial masyarakat.

“Askrindo ingin terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan dan pengelolaan risiko finansial,” ujar Fankar.

Berdasarkan data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan 2025, indeks literasi asuransi tercatat mencapai 45,45 persen, sedangkan indeks inklusi asuransi berada di angka 28,50 persen. 

Angka tersebut dinilai menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan asuransi, sekaligus menjadi peluang bagi industri untuk memperluas edukasi dan akses layanan.

Menurut Fankar, asuransi mikro memiliki peran strategis karena memberikan perlindungan yang praktis dan lebih mudah dijangkau masyarakat. 

Ia menilai proteksi finansial perlu dipahami sebagai bagian dari perencanaan keuangan sejak dini.

Selain menghadirkan booth interaktif, Askrindo juga terlibat dalam business talkshow yang membahas kesiapan finansial, pengelolaan risiko, dan pentingnya kesadaran proteksi di tengah dinamika ekonomi masyarakat.

Fankar menambahkan pendekatan edukasi yang lebih adaptif menjadi kunci agar industri asuransi lebih dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda yang dinilai memiliki peran besar dalam membangun kesadaran finansial di masa depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Ungkap Puncak Musim Kemarau Terjadi Juli-September 2026, Ini Daerah yang Perlu Waspada
• 42 menit lalukompas.tv
thumb
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Potensi LTJ Mamuju: Industri masa depan dan kewaspadaan ekologis
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Helikopter AS Jatuh, Iran Tegaskan Siaga Hadapi Pelanggaran Wilayah oleh Asing
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lo Kheng Hong Pertahankan Status Pemegang Saham PGN (PGAS) Jumbo
• 52 menit lalubisnis.com
Berhasil disimpan.