Polemik Jadwal Bioskop: Produser Ini Tuding Monopoli, Pengamat Sebut Sudah Terbuka

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Produser sekaligus pemilik 786 Production, Nicki R.V, menyampaikan protes terkait dugaan praktik monopoli jadwal tayang bioskop dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VII DPR RI pada Rabu (20/5/2026). Dalam forum tersebut, Nicky menuding adanya monopoli dan dominasi rumah produksi besar dalam kuota penayangan bioskop nasional.

la menyebut rumah produksi besar seperti MD Entertainment bisa merilis 8-9 judul film setiap tahunnya di bioskop, lalu Starvision juga bisa mencapai 11 judul. Menurutnya, hal itu sangatlah tidak adil.

Baca Juga
  • Italia akan Garap Film tentang Evakuasi Anak Palestina Korban Perang
  • Kisah Lokal Yogyakarta Memukau Panggung Cannes Film Festival 2026
  • Deretan Artis yang Suarakan Palestina di Festival Film Cannes 2026

"PH besar ini terlalu menguasai jadwal tayang di bioskop, itu ekosistem yang sangat buruk. Dalam satu tahun rumah produksi seperti MD Entertainment bisa 8-9 judul film, Starvision 11 judul, dan lainnya," kata Nicki, dikutip dari saluran YouTube TV Parlemen.

Petugas beraktivitas di area Bioskop CGV 23 Paskal, Kota Bandung, Kamis (16/9). - (REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA)

 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

la juga mengungkap bahwa 786 Production dan puluhan PH kecil lainnya merasa dirugikan dengan praktik monopoli yang terjadi saat ini. Karena film-film produksi mereka kerap mendapat jadwal rilis terbatas, rilis pada tanggal sepi, atau bahkan tidak mendapat kuota tayang sama sekali.

"Hari ini sebenarnya ada 60 orang yang mau ke sini, Pak. Banyak PH kecil yang merasa didzolimi, mereka seperti lagi tumbuh tulang di bawah meja. Jadi kalau mereka dapat jadwal tayang pun paling dapat di tanggal pasti mati," kata Nicki.

Nicki mengaku telah hampir 45 tahun berkecimpung di industri film Indonesia, utamanya di Makassar. la membandingkan kondisi saat ini dengan era bioskop konvensional sebelum hadirnya jejaring bioskop modern seperti Cinema XXI.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejar-kejaran di Jalan Raya, 2 Pengedar Sabu Dibekuk Polisi di Dairi
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
3 Solusi Cepat Sherly Tjoanda Menjaga Stabilitas Ekonomi Menyambut Hari Raya Idul Adha 2026
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
DPW Partai Perindo Bali Solid dan Yakin Lolos Verifikasi Parpol Hadapi Pemilu 2029
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Polling kumparan: 57,14% Pembaca Tak Tertarik Mencoba Friendster
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Penampakan Kabel Transmisi yang Putus Penyebab Blackout Sumatera
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.