Masjid Istiqlal Pastikan Kesiapan Pelaksanaan Idul Adha 1447 H

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Masjid Istiqlal, Jakarta, akan menggelar Salat Idul Adha 1447 Hijriah tingkat kenegaraan pada Rabu, 27 Mei 2026. Salat akan dimulai pukul 07.00 WIB dan terbuka untuk masyarakat umum.

Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin Umar, mengimbau para jemaah datang lebih awal karena rangkaian kegiatan akan dimulai sejak pukul 06.45 WIB. Gerbang Masjid Istiqlal akan dibuka mulai pukul 03.30 WIB, sehingga jemaah juga dapat melaksanakan salat subuh di lokasi.

“Kami mengimbau kepada calon jemaah Idul Adha Masjid Istiqlal untuk datang lebih awal. Karena insyaallah jam 06.45 itu sudah rangkaian akan dimulai,” kata Nasaruddin Umar dalam konferensi pers di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (25/5).

Ia menjelaskan, khatib Salat Idul Adha tahun ini adalah Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, dengan tema khotbah Meneguhkan Spirit Qurban, Merawat Alam dan Kemanusiaan. Sementara imam salat akan dipimpin Ahmad Anshoruddin Ibrahim, imam rawatib Masjid Istiqlal.

Selain persiapan ibadah, Masjid Istiqlal juga menyiapkan sejumlah fasilitas penunjang, termasuk tujuh kantong parkir bagi jemaah.

Menurut Nasaruddin, area parkir tersedia di basement Masjid Istiqlal, area Kementerian Agama, Lapangan Banteng, Kantor Pos, hingga kerja sama dengan Gereja Katedral Jakarta.

“Jangan khawatir, kita sudah menyiapkan tujuh kantong parkir. Basement dua lantai kita itu bisa kurang lebih seribu mobil,” ujarnya.

Jemaah yang berjalan kaki dapat masuk melalui Gerbang Al-Fattah, As-Salam 1, dan As-Salam 2. Sementara jemaah yang membawa kendaraan pribadi diarahkan masuk melalui Gerbang Al-Aziz dan Al-Mukmin.

Nasaruddin juga mengingatkan jemaah untuk menjaga barang bawaan selama berada di area masjid. Meski demikian, ia menyebut Masjid Istiqlal kini dilengkapi 260 kamera pengawas dengan teknologi biometrik.

“Kalau ada yang melakukan pencurian atau pencopetan, itu bisa direkam. Wajahnya bisa terbaca dan bisa terhubung dengan data biometrik,” katanya.

Selain itu, seluruh pengunjung akan melalui pemeriksaan keamanan menggunakan alat X-ray. Pihak masjid juga melarang pengunjung membawa senjata tajam maupun barang berbahaya lainnya di dalam masjid.

Masjid Istiqlal juga akan menggelar Gema Takbir Nasional pada Selasa (26/5) malam setelah salat Isya. Acara ini dapat dihadiri langsung oleh masyarakat di lantai utama masjid maupun disaksikan secara daring melalui kanal YouTube Masjid Istiqlal TV.

Dalam kesempatan yang sama, Nasaruddin Umar juga mengungkapkan jumlah hewan kurban yang telah terkonfirmasi hingga Senin sore mencapai 59 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Di antaranya termasuk sapi kurban dari Presiden dan Wakil Presiden yang disebut berbobot lebih dari satu ton.

“Termasuk di dalamnya sapi istimewa dari Bapak Presiden, kemudian Wakil Presiden, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya,” ujarnya.

Penyembelihan hewan kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026, di Rumah Potong Hewan Masjid Istiqlal. Namun, daging kurban tidak akan dibagikan langsung kepada masyarakat secara perorangan.

Sebagai gantinya, distribusi dilakukan melalui pesantren, yayasan, perguruan tinggi, dan lembaga binaan yang telah terdata sebelumnya.

“Kita tidak membagi orang per orang. Dulu pernah seperti itu, tapi banyak masalah seperti dorong-dorongan. Sekarang kita pilih cara yang paling aman,” kata Nasaruddin Umar.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raja Gol Belum Tergeser! Erling Haaland Kembali Kuasai Liga Inggris dengan 27 Gol
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Sunderland Lolos Europa League, Chelsea Gigit Jari
• 13 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kebakaran Besar Melanda Permukiman di Manila, Otoritas Minta Bantuan Militer Angkatan Udara
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Satgas PRR Sebut Renduk Jadi Pedoman Pemulihan Sumatera, Himpun 11.512 Kegiatan
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
KPK Cecar Anggota DPRD soal Pengurusan Lelang di Kasus Bupati Rejang Lebong
• 5 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.