Anak Prabowo Didit Hediprasetyo Ambil Peran di Program Danantara Indonesia Trust

katadata.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Putra Presiden Prabowo Subianto, Didit Hediprasetyo, hadir dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Danantara Indonesia Trust dan sejumlah mitra strategis di Jakarta, Senin (25/5). Dia juga menjadi salah satu pihak yang ikut menandatangani MoU itu.

Dalam kerja sama tersebut, Didit bertindak selaku pemilik Didit Hediprasetyo Foundation. Yayasan itu diketahui menjadi mitra Danantara Indonesia Trust dalam menjalankan program di bidang kebudayaan, khususnya museum dan cagar budaya.

Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust, Nuraini Razak mengatakan, lembaganya berfokus pada tiga program strategis yakni kebudayaan, pendidikan, dan sanitasi air bersih.

“Kami berkeyakinan program ini dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” kata Nuraini dalama penandatanganan MoU Danantara Indonesia Trust di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5).

Menurut dia, kerja sama dengan berbagai mitra dilakukan untuk memperkuat kontribusi sosial di berbagai sektor. Bersama Kementerian Kesehatan, Danantara Indonesia Trust menjalankan kolaborasi untuk mendukung prioritas kesehatan masyarakat, termasuk vaksinasi, penguatan layanan kesehatan, serta distribusi bantuan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, Danantara Indonesia Trust juga mendukung pengembangan generasi muda melalui akses pendidikan dan program beasiswa. Program tersebut tidak hanya membantu pembiayaan pendidikan, tetapi juga memperkuat karakter dan kualitas pendidikan di Indonesia.

Di bidang kebudayaan, lembaga itu bekerja sama dengan Indonesia Heritage Agency untuk mendukung pengembangan perpustakaan dan sarana pembelajaran di Museum Nasional Indonesia.

Sementara itu, CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan, penandatanganan kerja sama itu menjadi bagian dari fokus Danantara Indonesia Trust dalam menjalankan program sosial di bidang pendidikan, kebudayaan, dan kesehatan.

Menurut Rosan, Danantara Indonesia Trust yang dibentuk pada 2025 bertujuan memperluas manfaat sosial bagi masyarakat, terutama di daerah tertinggal. Ia menyebut kolaborasi dengan berbagai lembaga menjadi langkah nyata untuk memperkuat akses pendidikan dan pelestarian budaya nasional.

“Kami ingin memastikan manfaat program ini dapat dirasakan masyarakat luas, baik melalui pendidikan, kebudayaan, maupun dukungan sosial lainnya,” ujar Rosan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ini Profil Sosok Terduga Mata-Mata China di Jamuan Delegasi Amerika Serikat, Namanya Cheng Cheng
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Realisasi Penyaluran KUR Perumahan BRI Capai Rp 9,2 T, Terbesar di RI
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Lokasari Jakbar Diduga Jadi Tempat Prostitusi Anak, Polisi Selidiki
• 11 jam laludetik.com
thumb
Aldy dan Feny Ditipu WO Marwah Rp85 Juta, Kelimpungan Harus Sediakan Katering Dadakan di Hari Pernikahan
• 4 jam laludisway.id
thumb
Menhaj Minta Jemaah Batasi Aktivitas di Luar Tenda Arafah
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.