DPR Pastikan Persiapan Puncak Haji 2026 di Arafah hingga Mina Siap Dilaksanakan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia bersama pemerintah memastikan persiapan penyelenggaraan puncak ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Arafah, Muzdalifah, dan Mina telah memasuki tahap akhir dan siap dilaksanakan.

Kepastian tersebut disampaikan setelah rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Haji dan Umrah RI serta unsur pendukung penyelenggaraan haji di AlQim’ma Hall, Makkah.

Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan seluruh unsur penyelenggara kini fokus memastikan tidak ada kendala besar saat puncak haji berlangsung.

“Kita memastikan semua persiapan haji ini sudah selesai,” kata Cucun.

Antisipasi Kendala Saat Puncak Haji

Cucun mengingatkan penyelenggaraan haji tetap memiliki tantangan yang sulit diprediksi karena melibatkan jutaan jamaah dari berbagai negara.

“Hal-hal yang unpredictable itu pasti saja, karena beribu orang, bukan masyarakat kita saja,” ujarnya.

Ia berharap seluruh pihak terus menjaga koordinasi demi kelancaran pelaksanaan puncak ibadah haji.

Cucun juga meminta doa masyarakat Indonesia agar seluruh rangkaian ibadah haji berjalan lancar tanpa hambatan.

“Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar, tidak ada suatu hal yang tidak kita inginkan, dan kita berharap semua jamaah haji bisa selamat dan semuanya diterima amal ibadahnya,” katanya.

Pemberangkatan Jamaah Menuju Arafah Dimulai

Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan seluruh tahapan penyelenggaraan haji berjalan sesuai target pemerintah.

Tahapan tersebut meliputi proses keberangkatan di embarkasi hingga pelayanan jamaah di Madinah dan Makkah.

“Alhamdulillah sampai hari ini pemberangkatan, persiapan di embarkasi, kegiatan di Madinah, kegiatan di Makkah sampai hari ini, semuanya berjalan sesuai dengan harapan kita,” ujar Irfan Yusuf.

Ia menambahkan berbagai masukan dari DPR RI akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah pada musim haji berikutnya.

“Tadi saya mendapatkan banyak masukan dari teman-teman DPR. Alhamdulillah ini sebagai bagian perbaikan pelayanan terbaik kita kepada jamaah haji kita,” katanya.

Jamaah haji Indonesia mulai diberangkatkan secara bertahap dari hotel di Makkah menuju Padang Arafah pada 8 Zulhijah atau 25 Mei 2026.

Pergerakan jamaah dibagi menjadi tiga trip yaitu pukul 07.00, 11.30, dan 16.30 waktu Arab Saudi.

Jamaah bersiap melaksanakan puncak ibadah wukuf pada 9 Zulhijah atau 26 Mei 2026.

Kementerian Haji mengatur ketat alur pergerakan jamaah untuk mencegah penumpukan selama proses menuju Arafah.

Jamaah diimbau mematuhi jadwal keberangkatan yang diberikan oleh petugas kloter maupun sektor.

Dari sisi persiapan fisik, jamaah disarankan menjaga kondisi tubuh, memperbanyak istirahat, dan makan secara teratur.

Hal tersebut penting karena puncak ibadah haji membutuhkan ketahanan fisik yang baik.

Puncak ibadah haji berlangsung melalui prosesi wukuf di Padang Arafah dengan berdiam diri, berdoa, dan merenung.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mengapa Orang Mudah Percaya Hoaks Pocong? Ini Kata Psikolog
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Sebaiknya Puasa Arafah Ikut Sesuai Penetapan Pemerintah atau Bersamaan Wukuf di Tanah Suci? Begini Penjelasannya
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
TNI AL Tingkatkan Kerja Sama dengan Angkatan Laut Jepang
• 22 jam lalujpnn.com
thumb
Polda Sumut Gerebek Tempat Hiburan Malam di Medan, 4 Pengunjung Positif Narkoba
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
PKS Desak Konsekuensi Hukum ke Israel Usai Perlakuan Tak Manusiawi ke Relawan GSF
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.