Gali Freitas Bakal Bertahan di Persebaya Surabaya Musim Depan! Kode Keras Yuran Fernandes Segera Gabung

harianfajar
17 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, SURABAYA — Musim pertama Gali Freitas bersama Persebaya Surabaya tampaknya berakhir dengan kesan yang begitu mendalam. Di tengah berbagai dinamika yang dialami Green Force sepanjang Super League 2025/2026, pemain asal Timor Leste itu justru memberi sinyal kuat bahwa dirinya masih akan menjadi bagian penting Persebaya musim depan.

Pernyataan Gali Freitas usai laga terakhir kontra Persik Kediri langsung menarik perhatian Bonek dan Bonita. Dalam pertandingan penutup yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada 23 Mei lalu, Persebaya tampil meyakinkan dengan kemenangan telak 5-0.

Namun di balik pesta kemenangan tersebut, suasana juga dipenuhi spekulasi mengenai masa depan skuad Green Force.

Beberapa pemain asing mulai dirumorkan hengkang. Gustavo Fernandes telah lebih dulu menyampaikan salam perpisahan. Bruno Paraiba juga memberi sinyal serupa. Karena itu, pesan yang disampaikan Gali Freitas terasa berbeda.

Alih-alih memberi kode perpisahan, pemain bernomor punggung 22 itu justru memperlihatkan optimisme besar menyongsong musim baru.

“Musim 25/26 resmi berakhir. Keringat yang kita teteskan hari ini adalah bukti perjuangan kita sepanjang musim. Bangga dengan tim ini, istirahatlah sejenak, kita akan kembali lebih kuat!” tulis Gali Freitas melalui akun Instagram pribadinya.

Kalimat “kita akan kembali lebih kuat” langsung dianggap sebagai kode keras bahwa sang pemain masih akan bertahan bersama Persebaya musim depan.

Bagi Bonek, pernyataan tersebut tentu menjadi kabar menggembirakan.

Sebab dalam musim debutnya bersama Green Force, Gali Freitas mampu menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Meski sempat membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Indonesia, perlahan ia menjelma menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan Persebaya.

Kecepatan, agresivitas, dan keberaniannya dalam duel satu lawan satu membuatnya menjadi ancaman nyata di lini depan.

Tidak hanya itu, Gali juga memperlihatkan karakter pekerja keras yang cepat membuatnya dekat dengan suporter.

Dalam pesan yang sama, pemain tim nasional Timor Leste tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang terus mendukung tim sepanjang musim.

“Akhir dari sebuah musim bukanlah akhir dari cerita. Terima kasih telah memberikan emosi dan memori terbaik di lapangan hijau di tahun ini! Bonek/Bonita. Menang kita rayakan, kalah kita evaluasi. Musim ini mungkin sudah usai, tetapi kesetiaan dan kebanggaan pada klub ini tidak akan pernah libur!” lanjutnya.

Ungkapan tersebut semakin memperkuat kesan bahwa Gali mulai merasa nyaman di Surabaya.

Dan jika benar bertahan, maka ia bisa menjadi salah satu fondasi penting Persebaya untuk membangun tim yang lebih kompetitif musim depan.

Secara statistik, performa Gali Freitas memang cukup menjanjikan.

Pada musim perdananya bersama Green Force, ia tampil dalam 32 pertandingan dan 21 kali dipercaya menjadi starter. Berdasarkan data Transfermarkt, Gali mencatatkan enam gol dan tujuh assist sepanjang musim.

Kontribusi itu terbilang cukup impresif untuk pemain yang baru menjalani tahun pertamanya di kompetisi Indonesia.

Selain produktif dalam menciptakan peluang, Gali juga dikenal aktif dalam permainan menyerang Persebaya. Dari data I.League, ia melepaskan 35 tendangan dengan 20 di antaranya tepat sasaran.

Statistik tersebut menunjukkan bahwa Gali bukan sekadar pemain pelengkap di sektor depan.

Ia juga memperlihatkan karakter permainan agresif yang sesuai dengan identitas Persebaya. Sepanjang musim, ia menerima lima kartu kuning dan mencatatkan 20 tekel, sebuah angka yang menggambarkan keterlibatannya dalam duel-duel intens di lapangan.

Kini, di tengah sinyal bertahannya Gali Freitas, perhatian suporter mulai mengarah pada rumor transfer besar lain yang sedang berkembang di Surabaya: kedatangan Yuran Fernandes.

Nama kapten PSM Makassar itu memang terus dikaitkan dengan Persebaya dalam beberapa pekan terakhir.

Rumor tersebut semakin kuat setelah Gustavo Fernandes dipastikan hengkang dari Green Force. Persebaya pun mulai disebut mencari sosok bek tengah baru yang memiliki karakter kuat dan pengalaman besar di Liga Indonesia.

Yuran Fernandes dianggap memenuhi semua kriteria itu.

Bek asal Tanjung Verde tersebut dikenal sebagai pemimpin di lini belakang PSM Makassar. Selain memiliki postur ideal dan kuat dalam duel udara, Yuran juga punya hubungan dekat dengan pelatih Bernardo Tavares.

Faktor kedekatan dengan Bernardo menjadi salah satu alasan mengapa rumor transfer ini terasa semakin realistis.

Jika transfer tersebut benar-benar terwujud, maka Persebaya musim depan berpotensi memiliki kombinasi yang sangat menarik.

Di lini depan, ada Gali Freitas yang mulai matang dan memahami karakter permainan tim. Sementara di lini belakang, kemungkinan hadirnya Yuran Fernandes bisa memberi stabilitas baru bagi pertahanan Green Force.

Situasi itu membuat optimisme Bonek mulai tumbuh.

Apalagi setelah beberapa musim terakhir Persebaya dinilai belum memiliki kedalaman skuad yang cukup untuk benar-benar bersaing dalam perebutan gelar juara.

Kini, dengan Bernardo Tavares di kursi pelatih, potensi bertahannya Gali Freitas, serta rumor kedatangan Yuran Fernandes, Green Force mulai terlihat serius membangun proyek besar untuk musim depan.

Dan di tengah bursa transfer yang terus memanas, satu hal mulai terasa jelas di Surabaya: Persebaya tidak ingin sekadar menjadi penonton dalam persaingan Super League musim depan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Komisi III DPR Bentuk Panja Revisi UU Polri, Habiburokhman Jadi Ketua
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Pertamina Tambah Pasokan LPG Jelang Iduladha
• 20 jam laluharianfajar
thumb
Pandu Sjahrir Respons Wamentan yang Sebut PT DSI Tak Ambil Untung dari Ekspor
• 52 menit lalukumparan.com
thumb
Lihat Tom Holland Syuting di The Odyssey, Zendaya: Aku Menangis karena Bangga
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
7 Tata Cara Salat Idul Adha 2026 Beserta Bacaan Niatnya
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.