REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Perdagangan kopi Indonesia kembali menjadi sorotan seiring kontrak berjangka (futures) robusta mulai menunjukkan penguatan baru dan rupiah tetap lemah terhadap dolar. Bagi eksportir, kombinasi ini dapat menciptakan keuntungan yang kuat.
Harga futures yang lebih tinggi meningkatkan potensi pendapatan, sementara mata uang lokal yang lebih lemah dapat membuat pengiriman dari Indonesia terlihat lebih kompetitif di pasar global.
Baca Juga
Surat Terakhir Sang Hantu yang Dibunuh Israel Singgung Kekecewaan Tapi tak akan Pernah Putus Asa
Media Israel Ungkap Mengapa Komandan Tertinggi Al-Qassam Berjuluk Sang Hantu Bisa Terbunuh
Siapa Komandan Al-Qassam yang Syahid, Berjuluk 'Hantu' dan Kepalanya Dibanderol Israel Rp 12 M?
Ketika kedua faktor ini bergerak searah, cerita ekspor tiba-tiba menjadi jauh lebih menarik. Inilah sebabnya banyak trader dan eksportir kini lebih cermat mengamati sinyal barchart robusta.
Distributor kopi Icona Cafe, New York, Mandana mengatakan, pergerakan bullish pada futures bukan sekadar peristiwa grafik bagi Indonesia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Hal ini berkaitan langsung dengan sentimen di tingkat petani, harga ekspor, dan prospek yang lebih luas bagi negara yang tetap menjadi salah satu pemasok robusta terbesar di dunia.
Pasar dapat berubah dengan cepat, tetapi ketika momentum harga dan pelemahan mata uang terjadi bersamaan, dampaknya bisa terasa seperti angin kencang yang mendorong kapal yang sudah bergerak.
“Kontrak berjangka robusta penting karena sering membentuk ekspektasi jauh melampaui layar perdagangan," kata dia, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Pasar futures yang kuat dapat mendorong optimisme di seluruh rantai pasok, mulai dari petani dan pengolah hingga eksportir dan pembeli luar negeri.
Bagi Indonesia, di mana robusta telah lama menjadi komoditas pertanian utama, penguatan harga dapat dengan cepat meningkatkan kepercayaan diri,” kata Mandana.
Pasar kopi tetap sensitif terhadap kekhawatiran pasokan dan perubahan ekspektasi hasil panen.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)